KY Umumkan 33 Calon Hakim Agung: Hakim Tinggi-Advokat, Tak Ada Nurul Ghufron

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Gedung Komisi Yudisial. Foto: Widodo S Jusuf/ANTARA
zoom-in-whitePerbesar
Gedung Komisi Yudisial. Foto: Widodo S Jusuf/ANTARA

Komisi Yudisial (KY) mengumumkan 33 orang calon Hakim Agung yang lolos seleksi kualitas. Pengumuman itu disampaikan berdasarkan keputusan rapat pleno KY pada Selasa (27/5).

"Komisi Yudisial Republik Indonesia berdasarkan keputusan rapat pleno Komisi Yudisial tanggal 27 Mei 2025 mengumumkan nama-nama calon Hakim Agung yang lulus seleksi kualitas," demikian keterangan yang dikutip dari laman resmi KY, Selasa (27/5).

Usai melewati tahapan seleksi kualitas, sebanyak 33 calon Hakim Agung tersebut bakal mengikuti tes berikutnya yakni seleksi kesehatan dan kepribadian.

"Peserta seleksi calon Hakim Agung yang namanya tercantum di atas berhak mengikuti seleksi kesehatan dan kepribadian," lanjut KY.

Adapun rangkaian seleksi kesehatan dan kepribadian tersebut terdiri dari tiga tahapan.

Pertama, pemeriksaan kesehatan yang bakal digelar di RSPAD Gatot Subroto Jakarta pada Rabu (11/6) dan Kamis (12/6) mendatang.

Kedua, para calon Hakim Agung bakal menjalani tes psikologi yang berlangsung secara daring di tempat masing-masing pada Sabtu (14/6) mendatang.

Ketiga, tahapan berikutnya akan dilakukan asesmen kepribadian dan kompetensi secara daring di tempat masing-masing peserta pada 16–20 Juni 2025.

"Calon Hakim Agung yang lulus seleksi kualitas tetapi tidak mengikuti seleksi kesehatan dan kepribadian dinyatakan gugur," tutur KY.

Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron saat ditemui wartawan usai sidang putusan etik di Kantor Dewas KPK, Jumat (6/9/2024). Foto: Fadhil Pramudya/kumparan

Tidak ada nama eks wakil ketua KPK Nurul Ghufron dalam jajaran calon Hakim Agung tersebut. Sebelumnya ia mendaftar sebagai calon Hakim Agung di kamar pidana.

Berikut daftar 33 nama calon Hakim Agung yang lolos seleksi kualitas:

Kamar Pidana

1. Agung Sulistiyono (Hakim Tinggi PT Banjarmasin)

2. Alimin Ribut Sujono (Hakim Tinggi PT Banjarmasin)

3. Annas Mustaqim (Hakim Tinggi Badan Pengawasan MA)

4. Avrits (Hakim Tinggi MA)

5. Catur Iriantoro (Hakim Tinggi PT Jakarta)

6. Julius Panjaitan (Hakim Tinggi PT Bengkulu)

7. Nirwana (Ketua PT Palu)

8. Pasti Tarigan (Hakim Tinggi PT Denpasar)

9. Sugeng Riyadi (Advokat)

10. Suradi (Hakim Tinggi Badan Pengawasan MA)

Kamar Perdata

1. Bongbongan Silaban (Hakim Tinggi PT Medan)

2. Edy Pramono (Hakim Tinggi MA)

3. Ennid Hasanuddin (Hakim Tinggi MA)

4. Hendri Jayadi (Dekan Universitas Kristen Indonesia)

5. Heru Pramono (Hakim Tinggi MA)

6. Riza Fauzi (Hakim Tinggi PT Palembang)

7. Yonatan (Dosen Universitas Pancasila)

Kamar Agama

1. Abdul Hakim (Ketua PT Agama Padang)

2. Abdul Hadi (Hakim Tinggi PT Agama Padang)

3. Lailatul Arofah (Hakim Tinggi Badan Pengawasan MA)

4. Muhayah (Wakil Ketua PT Agama Samarinda)

5. Sirajuddin Sailellah (Hakim Tinggi Yustisial Badan Strategi Kebijakan dan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan MA)

Kamar Militer

1. Agustinus Purnomo Hadi (Hakim Ad Hoc Tipikor MA)

2. Tri Achmad Bhaykhonni (Hakim Tinggi DILMILTI III - Surabaya)

Kamar Tata Usaha Negara

1. Hari Sugiharto (Hakim Tinggi Direktorat Jenderal Badan Peradilan Militer dan TUN)

2. Susilowati Siahaan (Hakim Tinggi PT TUN Palembang)

Kamar Tata Usaha Negara (Khusus Pajak)

1. Agus Suharsono (Hakim Pengadilan Pajak)

2. Arifin Halim (Konsultan pajak)

3. Budi Nugroho (Hakim Pengadilan Pajak)

4. Diana Malemita Ginting (Auditor Utama Inspektorat Jenderal Kemenkeu)

5. Triyono Martanto (Hakim Pengadilan Pajak)

6. Wahyu Widodo (Kepala Subdirektorat Penyidikan Direktorat Jenderal Pajak)

7. Yeheskiel Minggus T (Kepala Bidang Pendaftaran, Eksistensi, dan Penilaian Kanwil Jakarta Selatan II DJP Kemenkeu)