La Nyalla Dukung Jokowi Larang Menteri Bicara Presiden 3 Periode: Harus Taat!
ยทwaktu baca 2 menit

Ketua DPD RI, La Nyalla Mahmud Mattalitti, mendukung imbauan Presiden Joko Widodo yang meminta para menteri menyetop wacana penundaan pemilu dan perpanjangan masa jabatan presiden.
Menurut La Nyalla, para menteri sebagai pembantu presiden harus menaati instruksi tersebut dan berhenti membuat gaduh di masyarakat.
"Presiden sudah mengeluarkan sikap dan instruksi terkait masalah penundaan pemilu dan jabatan presiden 3 periode. Seluruh menteri harus taat terhadap hal itu," kata La Nyalla dalam keterangan, Rabu (6/4).
Ia mengatakan bahwa banyak permasalahan penting yang harus diselesaikan para menteri, dan tidak justru menambah persoalan dengan wacana penundaan pemilu dan Jokowi 3 periode.
"Masyarakat masih menghadapi permasalahan ekonomi dan semakin tertekan dengan tingginya harga-harga. Saat-saat seperti ini pemerintah harusnya memberi solusi, bukan malah menambah beban pikiran masyarakat dengan masalah penundaan pemilu dan jabatan 3 periode," sebutnya.
Karena itu, para menteri harus memperlihatkan empatinya kepada masyarakat dan fokus bekerja sesuai dengan fungsinya dalam kementerian atau lembaga terkait.
"Jangan ada lagi yang menyuarakan masalah penundaan pemilu atau jabatan tiga periode. Para menteri lebih baik fokus bekerja memulihkan ekonomi yang sedang tidak baik," tutup La Nyalla.
Sebelumnya, Jokowi mengingatkan para menteri agar jangan menciptakan polemik dalam masyarakat, salah satunya dengan wacana penundaan pemilu dan perpanjangan masa jabatan presiden. Hal tersebut disampaikan Jokowi dalam rapat kabinet paripurna.
"Jangan sampai ada lagi yang menyuarakan lagi, mengenai urusan penundaan, perpanjangan, ndak," kata Jokowi di hadapan para menteri di Istana Negara, Selasa (5/4).
"Jangan menimbulkan polemik di masyarakat fokus kepada bekerja dalam pemahaman, kesulitan-kesulitan yang kita hadapi," tutup Jokowi.
