Lagi, Gempa Susulan 5,1 M Guncang Wilayah Mandalay Myanmar

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Para komuter melewati sebuah bangunan yang runtuh, setelah gempa bumi yang kuat, di Mandalay, Myanmar, Minggu (30/3/2025). Foto: Stringer/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Para komuter melewati sebuah bangunan yang runtuh, setelah gempa bumi yang kuat, di Mandalay, Myanmar, Minggu (30/3/2025). Foto: Stringer/REUTERS

Gempa bumi berkekuatan 5,1 magnitudo mengguncang wilayah dekat Mandalay, Myanmar, pada Minggu (30/3) pukul 15:38 waktu setempat.

Mengutip BBC, survei Geologi AS mencatat episentrum berada di kotapraja Mattara, sekitar 28 km barat laut Mandalay.

Seorang warga Amarapura, kota di sebelah Mattara, mengatakan ini adalah gempa terkuat yang mereka rasakan sejak gempa besar pada Jumat (28/3) lalu.

Beberapa jam sebelumnya, gempa lain berkekuatan 4,2 M juga tercatat di wilayah yang sama.

Korban Tewas Meningkat, Bantuan Medis Terbatas

Warga korban gempa menerima perawatan medis di lantai kompleks rumah sakit di Naypyidaw, Myanmar, Jumat (28/3/2025). Foto: Sai Aung MAIN / AFP

Per hari ini, Junta militer Myanmar menyatakan sedikitnya 1.700 orang tewas akibat gempa 7,7 magnitudo yang melanda Myanmar tengah dua hari lalu.

Sementara itu, PBB memperingatkan kekurangan pasokan medis menghambat respons darurat, sementara tim penyelamat masih berupaya menemukan korban selamat.

Di Thailand, jumlah korban tewas akibat gempa ini juga bertambah.

Otoritas Bangkok melaporkan 17 orang meninggal, 32 lainnya luka-luka, dan 83 masih hilang.

Sebagian besar korban berasal dari lokasi proyek pencakar langit 30 lantai yang runtuh saat gempa terjadi.