Lagu 'Hati-hati' Karya Walkot Depok yang Akan Diputar di Lampu Merah

kumparanNEWSverified-green

comment
9
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi lampu merah di jalan. Foto: Aditia Noviansyah/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi lampu merah di jalan. Foto: Aditia Noviansyah/kumparan

Pemerintah Kota Depok resmi merilis lagu yang akan diputar di beberapa lampu merah kota. Lagu tersebut bertujuan untuk mengedukasi dan memberi hiburan kepada masyarakat yang sedang berhenti karena lampu merah.

Lagu itu berjudul 'Hati-Hati'. Lagu itu diciptakan dan dinyanyikan sendiri oleh Wali Kota Depok Mohammad Idris.

Video lagu yang bakal dipasang, salah satunya di Simpang Ramanda ini, bisa dilihat di akun Youtube Dishub Depok. Atau juga bisadilihat di akun Instagram Depok24Jam.

"Iya, sudah (ada lagunya). Silakan minta videonya ke Dishub Depok," kata Idris saat dikonfirmasi kumparan, Rabu (16/7).

instagram embed

Berikut lirik lagu 'Hati-hati':

Hati-hati di jalanan jangan ugal-ugalan

Bila naik kendaraan jangan kebut-kebutan

Jangan sampai orang bilang engkau pengganggu jalan

Seperti orang bingung tak tahu peraturan

Lampu merah kita berhenti

Lampu kuning hati-hati

Lampu hijau jalan lagi

Ambil jalur sebelah kiri

Kalau nyeberang hati-hati

Tengok kanan tengok kiri

Rambu-rambu ditaati

Agar tidak salah lagi

Sebelumnya, Idris menjelaskan bahwa lagu di lampu merah ini akan diluncurkan Sabtu atau Minggu pekan ini. Ia menyebut, hal ini merupakan upaya Pemkot untuk menertibkan pengendara di Depok.

"Itu salah satu ini saja, salah satu alternatif untuk memberikan sosialisasi rambu-rambu lalu lintas dan tertib lalu lintas, tujuan utamanya itu dengan cara memperdengarkan arahan-arahan langsung di titik-titik simpangan, misalnya ada suara saya kepada 'Bapak silakan apa namanya gunakan jalan sesuai rambu lalin dan sebagainya di antaranya adalah dengan lagu," kata Idris.

Sementara, rencana pemasangan lagu ini ditanggapi oleh orang yang sering melintas di Depok. Salah satunya oleh Lutfan, yang tiap hari melintas di Jalan Margonda, Cimanggis, dan sekitarnya.

Lutfan menyarankan seharusnya Pemkot lebih memilih mengatasi macet daripada sosialisasi rambu-rambu lalu lintas.

"Nggak bakal banyak ngaruh kalau tujuannya ngilangin stres. Lampu merah di Margonda itu banyak, ditambah macetnya parah apalagi jam kerja atau pulang. Lebih baik mikirin cara buat bikin nggak macet daripada muter lagu,' ungkap Lutfan terpisah.

embed from external kumparan