News
·
17 Mei 2021 20:16

Lagu Indonesia Raya Akan Berkumandang Setiap Pukul 10.00 WIB di Yogyakarta

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Lagu Indonesia Raya Akan Berkumandang Setiap Pukul 10.00 WIB di Yogyakarta (93778)
searchPerbesar
Pemda DIY bersama lembaga terkait mencanangkan gerakan mengumandangkan lagu Indonesia Raya satu stanza setiap pukul 10 pagi. Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan
Gerakan Indonesia Raya Bergema Forum Rakyat Indonesia untuk Indonesia (For You Indonesia) bersama Keraton Yogyakarta, Kadipaten Pakualaman, dan Pemda DIY, mencanangkan gerakan mengumandangkan lagu Indonesia Raya satu stanza setiap pukul 10.00 WIB.
ADVERTISEMENT
Ketua Panitia For You Indonesia, Widihasto Wasana Putra, menjelaskan bahwa pencanangan gerakan ini akan dilakukan pada Hari Kebangkitan 20 Mei mendatang pada pukul 10.00 WIB.
Setelah itu setiap harinya pada pukul 10.00 WIB lagu Indonesia Raya akan berkumandang di ruang-ruang publik seperti instansi pemerintah, instansi swasta, lembaga pendidikan, hingga pusat perbelanjaan.
"Tujuannya untuk menggelorakan semangat nasionalisme, persatuan kesatuan dalam rangka menjaga keutuhan NKRI berlandaskan Pancasila," kata Widihasto di Kepatihan Pemda DIY, Senin (17/5).
Widihasto menjelaskan pihaknya juga telah melakukan sosialisasi di Pasar Beringharjo. Nantinya, setiap pagi lagu Indonesia Raya akan berkumandang di sana.
"Kita juga akan rapat lagi dengan stakeholder Pasar Beringharjo untuk menyosialisasikan. Selain tertua dan legendaris itu (Beringharjo) merepresentasikan masyarakat," ujarnya.
Lagu Indonesia Raya Akan Berkumandang Setiap Pukul 10.00 WIB di Yogyakarta (93779)
searchPerbesar
Pemda DIY bersama lembaga terkait mencanangkan gerakan mengumandangkan lagu Indonesia Raya satu stanza setiap pukul 10 pagi. Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan
Selain itu pihaknya juga telah berkomunikasi dengan sejumlah rektor perguruan tinggi, asosiasi perhotelan, dan sejumlah pusat perdagangan.
ADVERTISEMENT
"Kami terus menjalin komunikasi dengan banyak pihak termasuk menguatkan kota lain di Indonesia melakukan hal serupa," ujarnya.
Dia menjelaskan kegiatan ini juga akan memberikan assesment. Misal, jika di Pasar Beringharjo masih ada yang tidak berdiri tegak sikap hormat maka akan diingatkan dengan baik. Prinsipnya adalah melahirkan kesadaran tanpa paksaan atau rasa takut.
"Kami juga tidak akan memutar di perempatan atau lalu lalang kendaraan karena tidak mungkin orang berhenti kendaraan," katanya.
Kepala Biro Umum Humas dan Protokol Setda DIY, Imam Pratanadi, menjelaskan pencanangan gerakan ini akan dikuatkan dengan Surat Edaran Gubernur. SE itu akan dialamatkan kepada bupati, wali kota, hingga pimpinan kepala kantor perwakilan di DIY.
"Sifatnya institusional. Kami harapkan setelah SE, ini ditindaklanjuti SE bupati wali kota yang lebih kepada kaitannya memperdengarkan ini (Indonesia Raya) oleh masyarakat termasuk secara teknis pelaksanaan di masyarakat," kata Imam.
ADVERTISEMENT
"Walaupun tidak menyebut kewajiban tapi merupakan ketentuan bagi surat edaran ini dialamatkan. Memperdengarkan lagu Indonesia Raya pukul 10.00 WIB atau sesuai kondisi masing-masing," jelasnya.
Kepada instansi swasta seperti BUMD maupun swasta juga diminta menggencarkan kegiatan ini di kantor masing-masing.
Penghageng Kawedanan Hageng Punokawan Kridhomardowo, KPH Notonegoro, mewakili Keraton Yogyakarta mengaku mendukung gerakan ini. Dalam pencanangan pada 20 Mei mendatang, korps musikan dari Bangsal Mandalasana juga akan membawakan Indonesia Raya.
"Selama ini bangsal Mandalasana selalu mengambil momentum tanggal perjuangan di Republik. Peringatan Kemerdekaan, Sumpah Pemuda, yang sudah jelas setiap 1 Maret peringatan Serangan Umum 1 Maret menampilkan lagu kebangsaan dan daerah Nusantara," kata Notonegoro.
Sementara, apakah lagu Indonesia Raya akan berkumandang di Keraton Yogyakarta setiap pagi, dia menjelaskan masih menunggu dawuh atau perintah Sri Sultan.
ADVERTISEMENT
"Kami menunggu dawuh dari Ngarso Dalem, tapi kami akan mempersiapkan. Cuma secara teknis keraton tidak ada speaker. Kalau ada dawuh ya kami siapkan," pungkasnya.
****
Saksikan video menarik di bawah ini:
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020