Langkah-langkah Menyikat Gigi dengan Siwak

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
12
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Membersihkan gigi dengansiwak. (Foto: Arabic Mike/Youtube)
zoom-in-whitePerbesar
Membersihkan gigi dengansiwak. (Foto: Arabic Mike/Youtube)

Jangan heran bila melihat seseorang menggosok-gosokkan ranting pohon ke gigi. Orang-orang tersebut bukan sedang 'iseng', namun sedang membersihkan gigi.

Ya, ranting-ranting pohon tersebut kemungkinan besar adalah siwak. Siwak atau Miswak ini berasal dari ranting atau akar pohon arak (Salvadora Persica). Pohon yang masuk kategori semak belukar ini banyak ditemui di kawasan Timur Tengah, Asia dan Afrika.

Siwak sudah sejak lama digunakan untuk membersihkan gigi. Benda alami ini telah digunakan oleh orang-orang Babilonia sejak sekitar 7.000 tahun yang lalu.

Di Indonesia , bahan-bahan alamiah juga kerap digunakan untuk membersihkan gigi, seperti sirih. Sebagaian dari kita sering melihat penduduk desa khususnya yang telah sepuh mengunyahnya.

video youtube embed

Daun sirih dan siwak sama-sama mengandung minyak atsiri yang mampu menjaga kesehatan gigi, gusi, dan menghilangkan bau mulut yang disebabkan oleh bakteri.

Penggunaan siwak sendiri sering diidentikkan dengan agama Islam yang diyakini menjadi salah satu aktivitas sunah atau anjuran Nabi Muhammad SAW.

Namun dalam praktiknya penggunaan siwak kini sudah menjadi tren tersendiri di Eropa. Sebuah perusahaan di Republik Ceko, Yoni meluncurkan produk pembersih gigi yang mengemas siwak secara utuh.

World Health Organization (WHO) sendiri sudah sejak lama merekomendasikan siwak sebagai alat yang efektif untuk membersihkan gigi yang tertuang dalam Prevention Methods and Programmes for Oral Health Report 713 tahun 1984.

Menggunakan siwak. (Foto: Acrabyte Ads/Youtube)
zoom-in-whitePerbesar
Menggunakan siwak. (Foto: Acrabyte Ads/Youtube)

Tertarik untuk memakai siwak? Lantas bagaimana cara menggunakannya?

1. Penyimpanan

Sebelum digunakan simpanlah siwak di tempat yang kering dan tertutup. Hal ini untuk menjaga agar siwak menjadi lebih awet dan higienis.

2. Mengupas Bagian Kulit

Tidak semua bagian siwak dapat digunakan untuk membersihkan gigi. Bagian kulit luar dipotong sekitar 1 cm, karena hanya bagian dalam siwak yang nantinya dipakai.

Bila tak memiliki pisau kamu juga bisa menggunakan gigi untuk mengupas kulit siwak tersebut.

Siwak yang dijual Yoni (Foto: Yonilife.com)
zoom-in-whitePerbesar
Siwak yang dijual Yoni (Foto: Yonilife.com)

3. Direndam

Siwak pada dasarnya padat dan keras sehingga jika digunakan secara langsung dapat merusak gusi. Maka dari itu hendaknya siwak direndam dalam air telebih dahulu agar teksturnya menjadi lebih lembut.

Sejumlah pengguna siwak bahkan menggunakan air mawar sebagai pengganti air biasa agar baunya lebih harum.

4. Agar Tidak Kaku

Terkadang meski telah direndam, siwak masih terasa kaku. Untuk memperlunak dan memperhalusnya kita dapat perlahan menggigiti siwak tersebut.

5. Siwak Siap Digunakan!

Bagian siwak yang berbentuk seperti serat-serat halus kita gunakan layaknya sikat gigi untuk membersihkan mulut yang kotor ataupun bau. Ada baiknya setiap harinya kita memotong bagian siwak yang teah digunakan untuk mencegah bertumpuknya kuman.

Satu ranting siwak yang beredar rata-rata memiliki panjang 20 cm, maka jika kita membersihkan gigi minimal 3 hari seharinya maka satu ranting siwak dapat dipakai untuk sekitar 1 minggu.