Laode Syarif Paparkan Peta Korupsi di Profile Assessment Capim KPK

Wakil Ketua KPK, Laode Muhammad Syarif, menjadi salah satu dari 40 kandidat yang menjalani profile assessment calon pimpinan di Gedung Lemhannas pada Kamis (8/8) hingga Jumat (9/8).
Dalam profile assessment itu, Syarif dan peserta lainnya diminta mengungkapkan ide untuk membuat KPK semakin baik ke depan.
"Pertama itu ada lagi kayak semacam assessement bagaimana mengambil keputusan, bagaimana interaksi secara kelompok. Setelah itu kita diminta mempresentasikan ide-ide baru kita untuk perbaikan di KPK," kata Syarif di Gedung Panca Gatra, Lemhannas, Jumat (9/8).
Sebagai seorang petahana, Syarif mengaku sudah mempunyai peta sektor-sektor yang rentan korupsi. Sehingga ia memaparkan peta tersebut dalam profile assessment.
"Ide kita sebenarnya saya hanya menjelaskan bahwa kita sudah punya peta sektor yang paling korup di mana saja kan. Pengadaan barang, sistem perizinan, sektor keuangan, korupsi penegakan hukum, korupsi politik," ujarnya.
Syarif berharap ke depan pemberantasan korupsi lebih bersinergi antara pencegahan dan penindakan mengacu pada peta tersebut.
"Bagaimana kita mencegahnya ke depan. Salah satu caranya saya pikir antara pencegahan dan penindakan itu harus terintegrasi, itu yang dibutuhkan ke depan," kata dia.
Apabila cara itu dipakai, Syarif optimistis angka korupsi di Indonesia akan menurun.
"Tujuan akhir kita ingin korupsi Indonesia menurun agar kesejahteraan sebagaimana cita-cita NKRI adil, makmur, dan sejahtera tercapai," tutupnya.
---
Reporter: Abyan Faisal Putratama
