Lapas Kebanjiran hingga Atap, Napi di Aceh Tamiang Dilepaskan
·waktu baca 2 menit

Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Agus Andrianto mengatakan bencana banjir dan longsor yang melanda tiga provinsi di Sumatera juga berdampak pada lembaga pemasyarakatan dan rumah tahanan.
Ia menyebutkan ada warga binaan yang harus dilepaskan karena kondisi lapas yang mengalami banjir parah, yakni di Aceh Tamiang.
“Bahkan ada satu lapas di (Aceh) Tamiang yang karena sudah sampai di atap, ini terpaksa warga binaan pemasyarakatan yang ada di sana ya harus dikeluarkan dengan alasan untuk kemanusiaan,” kata Agus kepada wartawan di Kantor Kementerian Imipas, Jakarta pada Jumat (5/12).
Agus mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Kepolisian, TNI, hingga Pemda, setempat untuk menampung sementara warga binaan dari lapas tersebut. Tapi, ia menyebut, tak ada respons sehingga para warga binaan harus dilepaskan.
“Untuk ya alasannya kemanusiaan, kemungkinan yang bersangkutan juga menyelamatkan diri sendiri ataupun menyelamatkan keluarganya,” ungkapnya.
Lebih lanjut, eks Wakapolri itu mengungkapkan saat ini belum diketahui keberadaan para napi yang dilepaskan tersebut. Namun, ia menyebut setelah bencana kondusif, pihaknya akan melakukan pencarian untuk mengembalikan para napi ke rutan.
“Ya, mudah-mudahan nanti setelah semuanya reda, nanti akan bisa kembali. Namun alasannya adalah alasan kemanusiaan. Nanti kalau enggak dilepas, kalau sampai ke atap, nanti kami yang salah,” tutup Agus.
