Laporan Awal Gempa Venezuela: 22 Orang Terluka, 15 Hilang

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Petugas polisi kota mengevakuasi seorang korban yang terluka dari bangunan yang runtuh setelah gempa bumi melanda Caracas, Venezuela, Rabu (24/6/2026). Foto: Juan Barreto/AFP
zoom-in-whitePerbesar
Petugas polisi kota mengevakuasi seorang korban yang terluka dari bangunan yang runtuh setelah gempa bumi melanda Caracas, Venezuela, Rabu (24/6/2026). Foto: Juan Barreto/AFP

Sedikitnya 22 orang terluka dan 15 lainnya hilang dalam laporan awal pascagempa besar yang mengguncang Venezuela.

Venezuela menetapkan status darurat setelah diguncang dua gempa berkekuatan magnitudo 7,2 dan 7,5 pada Rabu petang sekitar pukul 18.00 waktu setempat. Otoritas juga mencatat lebih dari 20 gempa susulan setelah guncangan utama.

Adapun laporan awal dampak bencana disampaikan pada Rabu (24/6) pukul 23.22 waktu setempat atau Kamis (25/6) sekitar 10.22 WIB.

Peta Amerika Serikat dan Venezuela. Foto: AustralianCamera/Shutterstock

Di ibu kota Caracas, sejumlah bangunan dilaporkan ambruk.

Wali Kota Chacao, Gustavo Duque mengatakan petugas berhasil mengevakuasi 18 orang yang selamat dari salah satu gedung yang runtuh.

"Kami akan melakukan segala yang kami bisa untuk menyelamatkan sebanyak mungkin orang," kata Duque kepada Reuters.

Ia juga mengimbau warga untuk berada di ruang terbuka karena masih ada potensi gempa susulan.

Petugas penyelamat mencari korban di bangunan yang runtuh setelah gempa bumi melanda Caracas, Venezuela, Rabu (24/6/2026). Foto: Federico Parra/AFP

Sementara itu, Gubernur Negara Bagian Falcon, Victor Clark melaporkan sedikitnya 22 orang mengalami luka-luka dan 15 orang masih dinyatakan hilang, seperti dilaporkan The Guardian.

Menteri Dalam Negeri Diosdado Cabello mengatakan sejumlah bangunan, rumah, dan fasilitas lainnya mengalami kerusakan akibat gempa.

"Kami menangani situasi ini dengan seluruh sumber daya keamanan dan bantuan sipil yang tersedia," ujar Cabello.

instagram embed

Status Darurat

Pemerintah Venezuela menetapkan status darurat setelah dua gempa besar diikuti puluhan gempa susulan mengguncang negara itu.

Dalam pengumumannya, Presiden sementara Venezuela menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban yang terdampak bencana tersebut, meski tak menyebut jumlah korban maupun kerusakan.

Presiden sementara Venezuela, Delcy Rodriguez, memberi isyarat setelah sidang Majelis Nasional di Caracas, Senin (5/1/2026). Foto: Federico Parra/AFP

"Kami menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada mereka yang kehilangan anggota keluarganya," kata Rodríguez.

Ia juga mengimbau warga segera meninggalkan bangunan yang mengalami kerusakan untuk menghindari risiko akibat gempa susulan.

Bandara Internasional Maiquetia yang melayani wilayah Caracas ditutup sementara setelah dilaporkan mengalami kerusakan serius akibat gempa.

Tim penyelamat hingga kini masih melakukan pencarian dan pendataan korban di lokasi-lokasi terdampak.

Adapun pemerintah Indonesia memastikan 3 WNI yang tinggal di Venezuela dalam kondisi aman.