LBH Sebut Pelecehan Seksual di KRL Cenderung Meningkat

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi Kekerasan terhadap Perempuan (Foto: Pexels)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Kekerasan terhadap Perempuan (Foto: Pexels)

Lembaga Bantuan Hukum (LBH) menyatakan kasus kekerasan terhadap perempuan semakin terus meningkat. Hal tersebut dilihat dari jumlah laporan yang mencapai 166 pencari keadilan serta 41 pengaduan terhadap perlindungan perempuan selama tahun 2017. Dari jumlah tersebut, mayoritas adalah kasus kekerasan seksual.

“Kami juga banyak menangani kasus pelecehan seksual, jadi kalau dilihat dari pengaduannya kasus pelecehan seksual justru semakin meningkat,” kata aktivis LBH, Yunita, setelah menyampaikan catatan akhir tahun LBH di kantor LBH, Jalan Diponegoro, Jakarta, Selasa (12/12)

“Setidaknya dari tahun ini kasus kekerasan seksual kan yang paling banyak,” lanjutnya.

Yunita yang menjadi Tim Advokasi LBH menambahkan, kekerasan seksual tersebut termasuk yang terjadi di transportasi umum. Seperti di KRL yang biasanya penuh sesak dengan penumpang pada saat jam berangkat dan pulang kerja.

“Ada banyak (kekerasan seksual di KRL, red), saya cek satu-satu,” terangnya.

Pihaknya akan melakukan usaha untuk mencegah kejadian tersebut dengan mengajukan rancangan UU kekerasan seksual. Mengingat UU kekerasan seksual saat ini dirasa tidak cukup untuk melindungi korban.

“Kami juga mengadvokasi RUU kekerasaan seksual, karena UU nya juga dirasa kurang cukup untuk melindungi korban,” pungkasnya.

Kasus pelecehan seksual yang terjadi di dalam kereta rel listrik (KRL) masih kerap kali terdengar, bahkan meski PT KAI sudah membuat terobosan dengan menyediakan gerbong khusus wanita. Namun ternyata kasus pelecehan seksual hingga kini masih terjadi.

Seperti yang terjadi baru-baru ini. Seorang perempuan membagikan pengalamannya menyaksikan tindak pelecehan seksual yang dilakukan pria tak diketahui identitasnya kepada beberapa perempuan penumpang KRL, Kamis, (7/12). Cerita dari warganet bernama Virginia Rapp (19) ini mungkin bisa menjadi pelajaran bagi para perempuan agar lebih waspada di KRL. Cerita Virginia ini menjadi viral setelah dia mempostingnya di media sosial Instagram.

Curhat Penumpang KRL (Foto: Instagram/@virginiaraap)
zoom-in-whitePerbesar
Curhat Penumpang KRL (Foto: Instagram/@virginiaraap)