Lebih 1,2 Juta Jemaah Haji dari Luar Negeri Telah Tiba, Makkah Kian Ramai
·waktu baca 2 menit

Kota Suci Makkah semakin ramai oleh jemaah haji yang sedang menunggu puncak haji 2025. Saat ini lebih dari 1,2 juta jemaah dari luar negeri telah tiba.
Direktorat Jenderal Paspor Arab Saudi (sebangsa Imigrasi di Indonesia) mengumumkan, berdasar data per Rabu (28/5), total 1.255.199 jemaah haji dari luar negeri telah tiba di Arab Saudi.
Mengutip Saudi Gazette, Jumat (30/5), dari jumlah tersebut, sebanyak 1.186.810 jemaah haji masuk melalui bandara, 63.301 melalui jalur darat, dan 5.088 tiba melalui laut.
Diperkirakan Arab Saudi menerbitkan lebih 1,4 juta visa untuk jemaah dari luar negeri. Sedang penginapan di Makkah yang disediakan berjumlah lebih 1,8 juta untuk jemaah dari luar dan dalam negeri.
Selain jemaah haji yang membiayai ibadah dari kocek sendiri, Arab Saudi juga menerima kedatangan jemaah haji yang merupakan undangan Raja Salman. Sebagai undangan, maka mereka mendapat fasilitas gratis dari negara monarki itu. Untuk gelombang kedua tamu undangan ini, telah datang 1.053 jemaah pria dan wanita dari 76 negara.
Tahun ini, Raja Salman mengundang 1.000 jemaah haji dari Palestina dan 1.300 jemaah dari 100 negara.
Menteri Urusan Islam Sheikh Dr. Abdullatif Al-Sheikh menyambut para tamu undangan. Dia menekankan bahwa "menjamu mereka di Arab Saudi merupakan perwujudan dari keinginan pemimpin Saudi yang bijaksana untuk memperhatikan delegasi dari negara Islam dan untuk menghadirkan model yang beradab berupa sambutan hangat, keramahtamahan yang murah hati, dan organisasi yang terpadu".
Puncak haji 2025 akan dimulai dengan wukuf (berdiam diri) di padang Arafah pada 9 Zulhijah atau 5 Juni. Puncak haji berlangsung 5-6 hari di tempat-tempat suci Arafah, Muzdalifah, Mina, dan Masjidil Haram.
