Lebih dari Satu Juta Orang di AS Meninggal Akibat COVID-19

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Warga mengendarai sepeda melewati bendera putih yang mewakili orang Amerika yang telah meninggal karena virus corona yang ditempatkan di National Mall, Washington, Amerika Serikat.  Foto: Joshua Roberts/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Warga mengendarai sepeda melewati bendera putih yang mewakili orang Amerika yang telah meninggal karena virus corona yang ditempatkan di National Mall, Washington, Amerika Serikat. Foto: Joshua Roberts/REUTERS

Amerika Serikat telah mencatat lebih dari 1 juta kematian akibat COVID-19, sepanjang pandemi itu bermula pada 2020 lalu.

Angka itu juga telah mewakili sekitar satu kematian untuk setiap 327 orang Amerika Serikat. Bahkan kematian tersebut sama dengan lebih dari seluruh penduduk San Francisco atau Seattle.

Pada saat Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan COVID-19 sebagai pandemi global pada 11 Maret 2020, virus tersebut telah merenggut 36 nyawa di Amerika Serikat.

Petugas memindahkan jenazah korban virus corona di New York. Foto: AFP/Angela Weiss

Pada bulan-bulan berikutnya, virus mematikan menyebar dengan cepat seperti kobaran api.

Pada Juni 2020, jumlah kematian AS telah melampaui total kematian militer negara itu dalam Perang Dunia I.

Sejak Januari 2021 wabah itu juga telah melebihi kerugian militer Amerika dalam Perang Dunia II, ketika lebih dari 405.000 kematian tercatat akibat perang besar itu.

Pandemi COVID-19 telah mengkonfirmasi 6,7 juta kematian secara global. WHO mengatakan jumlah korban sebenarnya kemungkinan mendekati 15 juta orang.

Jutaan orang Amerika telah menerima vaksin COVID-19 setelah distribusi dimulai pada akhir 2020. Sedangkan pada awal 2021, virus tersebut telah merenggut 500.000 jiwa yang mengejutkan.

Para peneliti memperkirakan 213.000 anak-anak AS kehilangan setidaknya satu orang tua atau pengasuh utama selama pandemi.

Penulis: Sekar Ayu.