Ledakan Besar Hancurkan Hotel di Havana Kuba, 8 Orang Tewas

7 Mei 2022 2:34
·
waktu baca 1 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Kondisi usai ledakan yang menghancurkan Hotel Saratoga, di Havana, Kuba. Foto: Alexandre Meneghini/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Kondisi usai ledakan yang menghancurkan Hotel Saratoga, di Havana, Kuba. Foto: Alexandre Meneghini/REUTERS
ADVERTISEMENT
Sebuah ledakan besar menghancurkan sebagian hotel bintang lima di Havana, Kuba, pada Jumat (6/5) pagi waktu setempat. Dalam insiden tersebut, 8 orang dilaporkan tewas dan sekitar 30 orang lainnya terluka.
ADVERTISEMENT
Dikutip dari AFP, tim penyelamat masih menyisir puing-puing di Hotel Saratoga untuk mencari korban selamat.
Ledakan itu merobek sebagian besar fasad, jendela, dan menghancurkan mobil yang diparkir di luar hotel yang cukup terkenal di Kuba.
"Temuan awal menunjukkan bahwa ledakan itu disebabkan oleh kebocoran gas," kata Kantor Kepresidenan Kuba.
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Kondisi usai ledakan yang menghancurkan Hotel Saratoga, di Havana, Kuba. Foto: Alexandre Meneghini/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Kondisi usai ledakan yang menghancurkan Hotel Saratoga, di Havana, Kuba. Foto: Alexandre Meneghini/REUTERS
Sesaat setelah ledakan, ambulans dan truk pemadam kebakaran bergegas ke tempat kejadian. Polisi pun membubarkan orang-orang yang berkerumun di lokasi.
Presiden Kuba, Miguel Diaz-Canel, didampingi oPerdana Menteri Manuel Marrero dan Presiden Majelis Nasional Esteban Lazo tiba di lokasi saat operasi penyelamatan sedang berlangsung.
Menurut situs web Saratoga Hotel, hotel ini merupakan hotel kelas atas dengan 96 kamar, dua bar, dua restoran, spa, dan gym.
Kondisi usai ledakan yang menghancurkan Hotel Saratoga, di Havana, Kuba. Foto: Alexandre Meneghini/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Kondisi usai ledakan yang menghancurkan Hotel Saratoga, di Havana, Kuba. Foto: Alexandre Meneghini/REUTERS
Adapun Menteri Luar Negeri Meksiko, Marcelo Ebrard, mengatakan Presiden Andres Manuel Lopez Obrador tidak akan membatalkan perjalanan ke Kuba yang direncanakan pada Minggu.
ADVERTISEMENT
"Solidaritas kami kepada para korban dan orang-orang yang terkena dampak, serta kepada orang-orang dari saudara-saudara terkasih itu," cuit Ebrard di Twitter.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020