Ledakan Bom di Myanmar, Satu Orang Tewas dan 12 Lainnya Terluka
·waktu baca 1 menit

Ledakan bom terjadi di sebelah tenggara Myanmar pada Senin (31/7). Sebanyak 1 orang tewas dan 12 lainnya terluka.
Ledakan terjadi merupakan buntut dari rangkaian kekerasan sejak kudeta terhadap Aung San Suu Kyi 2021. Ribuan nyawa melayang akibat kekerasan yang tak kunjung renda.
Setelah kudeta penguasa Myanmar, junta militer, harus meredam pemberontakan dari kelompok semisal Pasukan Pertahanan Rakyat (PDF) hingga berbagai pemberontak dari sejumlah etnis.
Sementara itu, ledakan teranyar ini terjadi di dekat pos pemeriksaan di jembatan Thanlwin pada pukul 06.50 pagi, waktu setempat. Informasi disampaikan pejabat dari Negara Bagian Karen.
"Sebanyak 13 orang warga dan aparat keamanan terluka," kata pejabat yang namanya dirahasiakan itu seperti dikutip dari AFP.
"Satu orang tewas karena luka saat dia tiba di rumah sakit," sambung sumber itu.
Tidak ada keterangan lanjutan tentang ledakan itu. Tapi, pos pemeriksaan dikenal dengan penjagaan super ketat.
Sampai sekarang tidak ada kelompok mengaku bertanggung jawab.
