Ledakan di Jeddah Serangan Bom Rakitan

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi ancaman bom Foto: thinkstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi ancaman bom Foto: thinkstock

Kemlu Prancis memberikan keterangan mengenai ledakan di pemakaman di Jeddah. Mereka menyatakan, insiden tersebut merupakan serangan bom.

Insiden pada Selasa (11/11) menyebabkan empat orang terluka. Serangan berlangsung saat perayaan peringatan berakhirnya Perang Dunia I yang dihadiri oleh diplomat Eropa yang bertugas di Jeddah.

“Perayaan tahunan untuk memperingati berakhirnya Perang Dunia di pemakaman non-Muslim di Jeddah dihadiri oleh beberapa diplomat di konsulat, termasuk dari Prancis,” kata Kemlu Prancis seperti dikutip dari AFP.

“Mereka menjadi target dari serangan IED (Improvised Explosive Device/bom rakitan) pagi ini yang sudah melukai beberapa orang,” sambung mereka.

Sampai saat ini belum ada keterangan mengenai insiden tersebut dari otoritas Arab Saudi. Sementara Prancis mengecam keras kejadian tersebut.

Kini jalanan di sekitar lokasi kejadian di Jeddah sudah ditutup.

Insiden ini terjadi selang beberapa pekan setelah serangan pisau di konsulat Prancis di Jeddah pada akhir Oktober. Serangan pisau itu terjadi seiring maraknya protes atas statemen Presiden Prancis Emmanuel Macron yang mengkaitkan Islam dengan terorisme dan republikasi kartun Nabi.

***

Saksikan video menarik di bawah ini: