Ledakan di Pasar Cimanggis: 2 Orang Meninggal Dunia

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Personel Brimob mengamati lokasi ledakan di Pasar Cimanggis, Tangerang Selatan, Banten, Rabu (14/10/2026). Foto: Muhammad Iqbal/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Personel Brimob mengamati lokasi ledakan di Pasar Cimanggis, Tangerang Selatan, Banten, Rabu (14/10/2026). Foto: Muhammad Iqbal/ANTARA FOTO

Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Susatyo Purnomo Condro mengungkapkan ada korban jiwa dalam insiden ledakan di kawasan Pasar Cimanggis, Ciputat, Tangerang Selatan, Banten. Ledakan terjadi pada Rabu (14/10).

"Yang kami lakukan pertama kali adalah proses terhadap evakuasi. Evakuasi terhadap korban yang saat ini masih terus dilakukan pendataan dan informasi dua orang meninggal dan ada sekitar sebelas luka-luka," kata Susatyo saat memberikan keterangan di lokasi kejadian, Rabu (14/10).

Susatyo mengatakan sebagian korban merupakan pekerja. Polisi juga menemukan korban di bagian depan ruko.

Para korban luka dilaporkan mendapat perawatan di tiga rumah sakit, yakni RS Sari Asih, RS Fatmawati, dan RSUD Tangerang Selatan. Sementara itu, belum ada rincian kondisi luka para korban.

"Pada hari ini kami fokus untuk melaksanakan evakuasi pertolongan terhadap para korban, kemudian kami melakukan olah TKP awal dan memastikan bahwa tempat ini, ya, saat ini yang sedang kita ini, untuk membuat status quo supaya tidak ada masyarakat yang melintas," tuturnya.

Bukan Bom

Penyebab ledakan di kawasan tersebut masih dalam penyelidikan. Meski begitu polisi memastikan ledakan tidak berasal dari bom.

"Ya, ini bukan bom. Ini adalah ledakan, ya, yang saat ini masih didalami," ujarnya.

Di lokasi yang diduga awal ledakan polisi menemukan ada tabung etilen berkapasitas 52 kilogram. Di tempat yang sama juga terdapat pisang yang masih mentah. Gas etilen lazim digunakan dalam proses pematangan buah.

"Memang di luar, setelah olah TKP, ada ditemukan beberapa tabung, ya. Namun demikian, kondisi saat ini tidak memungkinkan untuk kepolisian melakukan olah TKP lebih lanjut, sehingga hanya melakukan olah TKP awal dan saat ini sudah kami tutup. Nanti besok setelah terang, nanti kami akan melanjutkan untuk pemeriksaan lebih dalam," kata Susatyo.

Meski begitu polisi belum menyimpulkan penyebab pasti ledakan yang merusak sejumlah ruko tersebut.