Ledakan Petasan di Blitar Hancurkan Rumah sampai Rata dengan Tanah
·waktu baca 1 menit

Timbunan bahan petasan yang tersimpan di rumah meledak, menewaskan empat orang. Rumah yang beralamat di Dusun Tegalrejo, Desa Karangbendo, Kecamatan Ponggok, Blitar, itu pun hancur.
Korban tewas ialah Darman, pemilik rumah tempat menyimpan mercon; dua anaknya (Aripin dan Widodo); serta seorang keponakannya (Wawa).
"Empat potongan tubuh telah teridentifikasi," kata Kasi Humas Polres Blitar Kota, Iptu Rochan, Senin (20/2).
Peristiwa itu terjadi pada pukul 22.30 WIB, Minggu (19/2). Suara ledakan mercon itu terdengar sampai jauh.
"Kondisi rumah, hancur rata dengan tanah," kata Rochan.
Tim Jihandak, menurut Rochan, masih di sekitar rumah Darman untuk memeriksa. "Tercium bau belerang," ujar Rochan.
Biasa Membuat Petasan Sebelum Ramadhan
Rochan menjelaskan, Ketua RT setempat telah memberikan kesaksian soal Darman.
"Korban punya kebiasaan membuat petasan menjelang Bulan Ramadhan, seperti pada Bulan Ramadhan tahun lalu," kata Rochan.
8 Orang Terluka
Selain empat orang yang tewas itu, Rochan menjelaskan ada delapan orang yang luka-luka.
"Ada yang tergores tertimpa reruntuhan atap, ada yang shock," ujar Rochan. Mereka semua dibawa ke rumah sakit terdekat.
Rochan melanjutkan, "Rumah yang terdampak mencapai 15 rumah dengan kerusakan pada tembok dan atap."
