Ledakan Terdengar di Doha saat Iran Makin Intensif Serang Timur Tengah

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi ledakan di Qatar. Foto: Ibraheem Abu Mustafa/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi ledakan di Qatar. Foto: Ibraheem Abu Mustafa/REUTERS

Sejumlah ledakan terdengar di ibu kota Qatar, Doha, pada Jumat (17/7) pagi. Peristiwa itu terjadi saat Iran kembali menyerang sejumlah fasilitas militer Amerika Serikat (AS) di Timur Tengah.

Menurut keterangan Kementerian Pertahanan (Kemhan) Qatar pada Jumat, mereka berhasil mencegat sejumlah rudal yang mengarah ke negaranya. Diduga kuat rudal-rudal itu ditembakkan dari Iran.

"Kementerian Pertahanan Negara Qatar mengumumkan bahwa angkatan bersenjata mencegat serangan rudal yang menargetkan negara Qatar," kata Kemhan Qatar, seperti dikutip dari AFP.

Peta Iran dengan Qatar. Foto: (Peter Hermes Furian)/Shutterstock

Selain Qatar, serangan pada Jumat pagi juga terjadi di dua negara Timur Tengah lainnya, yakni Kuwait dan Bahrain. Pemerintah Kuwait menyebut mereka menghadapi serangan drone dan rudal.

"Pertahanan udara Kuwait saat ini tengah menghadapi serangan rudal dan pesawat tak berawak musuh menyusul agresi jahat Iran," kata angkatan bersenjata Kuwait.

Sementara itu, di Bahrain, pemerintah setempat telah membunyikan sirene peringatan. Mereka meminta warga berlindung di tempat yang aman.

Kantor berita Iran dalam keterangannya menyebut mereka menargetkan pesawat dan helikopter AS yang berada di Bahrain. Iran menegaskan tindakan itu merupakan balasan atas serangan AS terhadap infrastruktur sipil di negaranya.