Letjen Lucky Avianto: Komandan Upacara HUT Ke-81 TNI yang Garang Tangani OPM

Letjen Lucky Avianto menjadi komandan upacara di HUT ke-81 TNI, di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (5/10). Ia kini menjabat sebagai Pangkogabwilhan III yang melingkupi area Indonesia Timur.
Lucky merupakan lulusan pertama SMA Taruna Nusantara Magelang, pada 1993. Ia lalu masuk Akademi Militer (Akmil) di tahun yang sama, dan lulus pada 1996 dengan meraih Adhi Makayasa.
Lulus dari Akmil, Lucky lebih banyak bertugas di satuan Kopassus. Ia juga beberapa kali sempat mengisi jabatan, seperti Wakil Komandan Batalyon Infanteri 500/Raider, dan Komandan Kodim 0829/Bangkalan.
Ia jadi perwira tinggi, saat menjabat sebagai Kapusdiklat BIN. Lalu, ia berturut-turut jadi Staf Khusus KSAD, Waasops KSAD dan jadi Pangkoops Habema.
Pada 6 Agustus 2025, ia dilantik jadi Pangdam XXIV/Mandala Trikora, dan pada 26 Maret jadi Pangkogabwilhan dengan pangkat Letjen.
6 Bulan di Kogabwilhan III: Getol Hantam OPM
Letjen TNI Lucky Avianto memimpin Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III lebih dari enam bulan. Selama itu, tercatat setidaknya ada enam kontak tembak antara pasukan di wilayah komandonya dan Organisasi Papua Merdeka (OPM).
Total ada 16 anggota OPM tewas. Sesuai keterangan TNI.
Setidaknya, dalam dua pekan terakhir tepatnya pada 25 September, pasukan Timsus Yonif 315 Garuda dan Tim Taipur Koops Habema terlibat baku tembak di Intan Jaya yang menewaskan empat anggota TPNPB-OPM.
"Seluruh prajurit kita selamat tanpa kurang satu apa pun," kata Lucky.
Lalu, pada 3 Oktober, Koops Habema menyergap kelompok OPM Kodap Sorong Raya di Aifat Selatan, Maybrat. Dua anggotanya tewas, yakni Arso Aisnak dan Yohanes Ky.
Selain korban tewas, ada 54 anggota OPM diamankan selama semester I 2026 dan 59 lainnya kembali ke NKRI.
Pada 19 September, personel TNI menangkap Wadanyon OPM Kodap 35 Bintang Timur, Abdon Kisamdu, di Bandara Nop Goliat, Dekai, yang disebut hendak membeli senjata.
