Letkol Teddy: Pertemuan Presiden & Menkes Bahas Isu Kesehatan, Bukan Reshuffle

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Sekretaris Kabinet (Seskab) Mayor Teddy Indra Wijaya mendampingi Presiden Prabowo Subianto saat menghadiri acara puncak Hari Guru Nasional yang digelar di Jakarta International Velodrome, Jakarta, Kamis (28/11/2024). Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Sekretaris Kabinet (Seskab) Mayor Teddy Indra Wijaya mendampingi Presiden Prabowo Subianto saat menghadiri acara puncak Hari Guru Nasional yang digelar di Jakarta International Velodrome, Jakarta, Kamis (28/11/2024). Foto: Dok. Istimewa

Sekretaris Kabinet Letkol Teddy Indra Wijaya menjelaskan pertemuan Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin hanya membahas seputar isu kesehatan nasional saat rapat terbatas di Istana Negara, Jakarta, Selasa (3/6) kemarin.

"Dalam pertemuan Presiden dengan Menkes pada Selasa kemarin sih, kita hanya membicarakan sejumlah isu kesehatan nasional," kata Teddy kepada wartawan, Rabu (4/6).

Salah satu hal yang dibicarakan, kata Teddy, adalah terkait penambahan jumlah dokter umum maupun dokter spesialis untuk kebutuhan negara.

"Salah satunya, terkait penambahan jumlah dokter, baik dokter umum atau pun dokter spesialis, untuk mengisi kebutuhan tenaga medis di seluruh tanah air. Juga, terkait dengan upaya peningkatan kesejahteraan dokter," ucapnya.

Tak Bahas Reshuffle

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin saat rapat kerja (Raker) Komisi IX DPR RI dengan Menkes, DSJN, Dirut BPJS Kesehatan, Persi, ARSSI, Arsada, dan Apkesmi. Foto: Youtube/ TVR Parlemen

Lebih jauh, Teddy menegaskan bahwa yang ia catat pada saat pertemuan kemarin hanya seputar isu kesehatan nasional. Terkait pernyataan Menkes Budi yang sempat menuai kontroversi, Teddy menjelaskan dirinya sudah pernah membicarakan itu kepada Budi.

"Terkait pernyataan Pak Menkes yang ramai dibahas di media sosial, saya sudah membicarakan langsung dengan Pak Menkes sebelumnya," tandas dia.

Sebelumnya, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dipanggil Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto ke Istana Negara, Jakarta Pusat, Selasa (3/6).

Usai bertemu dengan Prabowo sekitar hampir 3 jam, Budi ditanya soal kemungkinan dirinya direshuffle dari Kabinet Merah Putih. Ia menyebut bahwa reshuffle merupakan hak prerogatif presiden.

"Wah itu itu haknya beliau. Tanya beliau ya," kata Budi usai bertemu Prabowo.

Budi tidak menjawab secara gamblang apakah dirinya dapat teguran dari Prabowo imbas beberapa pernyataannya yang kontroversial. Ia berkelakar dirinya disuguhkan air kelapa hingga 2 gelas oleh Kepala Negara.

"Kita dikasih minum air kelapa dikasih sampai 2 gelas," ucap dia.