Letupan dan Gas Belerang Turun, Kawah Ijen Ditutup untuk Wisatawan

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pembangunan fasilitas baru di Kawah Ijen. (Foto: Dok. Pemkab Banyuwangi)
zoom-in-whitePerbesar
Pembangunan fasilitas baru di Kawah Ijen. (Foto: Dok. Pemkab Banyuwangi)

Kawasan Taman Wisata Alam Kawah Ijen ditutup untuk kunjungan wisata. Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Timur dalam situs resminya menerangkan penutupan terkait dengan adanya gas belerang yang turun.

Penutupan mulai dilakukan pada Kamis (22/3) dini hari hingga waktu yang belum ditentukan. BKSDA Jatim memperkirakan peristiwa gas belerang itu dimulai dengan letupan pada permukaan kawah yang terjadi akibat dari perbedaan suhu antara di bawah dan di atas permukaan kawah.

Akibat dari letupan tersebut, gas dan bau belerang mengalir dan terbawa angin menuju ke arah barat, atau Kabupaten Bondowoso.

Pemandangan Kawah Ijen Banyuwangi (Foto: Rina Nurjanah/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Pemandangan Kawah Ijen Banyuwangi (Foto: Rina Nurjanah/kumparan)

BKSDA Jatim kini telah berkoordinasi dengan Polres Bondowoso dan sejumlah pihak lainnya terkait penutupan kawasan wisata itu. Petugas BBKSDA Jatim dan kepolisian melakukan penjagaan di pintu-pintu masuk untuk menghalau pengunjung yang datang

Selain polisi, BKSDA juga bekerja sama dengan Radio Amatir Penduduk Indonesia (RAPI) terkait komunikasi, sebab di sekitar Kawah Ijen tidak terdapat sinyal telepon selular.