Lewat FKPMS, Polres Metro Bekasi Kota Perkuat Karakter Pelajar

Nilai cageur, bageur, bener, pinter, dan singer menjadi pesan utama dalam penguatan karakter 242 ketua OSIS SMA dan SMK se-Kota Bekasi. Kelima nilai dalam Gapura Panca Waluya tersebut diharapkan tumbuh sebagai kebiasaan yang tercermin dalam cara pelajar berpikir, bersikap, dan berinteraksi.
Pesan itu disampaikan dalam kegiatan Pelajar Bertanya Polisi Menjawab yang diselenggarakan Polres Metro Bekasi Kota bersama Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III Jawa Barat di Mapolres Metro Bekasi Kota, Selasa (22/9).
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi tindak lanjut program Kapolda Metro Jaya melalui penguatan Forum Kemitraan Polisi dan Masyarakat Sekolah (FKPMS).
FKPMS menjadi penghubung komunikasi antara kepolisian, sekolah, pelajar, keluarga, dan masyarakat. Melalui forum tersebut, aspirasi siswa dapat didengar, kebutuhan pendampingan dikenali lebih awal, serta berbagai persoalan dapat dibahas secara edukatif dengan mengutamakan kepentingan terbaik bagi anak.
Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III Jawa Barat, Rina Parlina, mengatakan pendidikan perlu memberikan perhatian yang seimbang terhadap pengetahuan, karakter, kesehatan, dan kecakapan sosial pelajar.
“Kita ingin anak-anak tumbuh menjadi generasi yang cageur, bageur, bener, pinter, dan singer. Mereka diharapkan sehat lahir dan batin, memiliki kebaikan hati, memegang nilai yang benar, berpengetahuan, serta cakap menghadapi perubahan. Lima nilai tersebut perlu diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, bukan sekadar menjadi slogan,” ujar Rina.
Sesi tanya jawab berlangsung dinamis dengan beragam pertanyaan kritis dari para ketua OSIS. Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Putu Kholis Aryana menjawab setiap pertanyaan secara lugas sekaligus mendorong para peserta untuk terus mengembangkan keberanian berpikir dan menyampaikan pendapat.
“Teruslah berani bersuara, ajukan pertanyaan yang tajam, dan sampaikan pandangan dengan fakta serta cara yang santun. Suara pelajar penting karena pengalaman mereka memberikan sudut pandang yang dibutuhkan untuk membangun lingkungan pendidikan yang semakin baik,” kata Putu Kholis.
Melalui FKPMS, komunikasi yang terbangun dalam kegiatan tersebut diharapkan berlanjut di setiap sekolah. Para ketua OSIS dapat menjadi penghubung aspirasi siswa sekaligus ikut menghidupkan nilai Panca Waluya melalui berbagai kegiatan yang positif dan bermanfaat.
