Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 © PT Dynamo Media Network
Version 1.100.8
Libur Lebaran di Monas: Warga Manfaatkan Waktu Luang untuk Berwisata Dekat Rumah
2 April 2025 14:56 WIB
·
waktu baca 3 menit
ADVERTISEMENT
H+2 Lebaran, Monas masih menjadi destinasi favorit warga Jakarta yang ingin menikmati liburan tanpa harus bepergian jauh.
ADVERTISEMENT
Rabu (2/4), kawasan Monas tampak ramai dipadati pengunjung dari berbagai daerah di Jakarta dan sekitarnya. Mereka datang bersama keluarga, teman, hingga saudara yang berkumpul saat momen Lebaran.
Mumpung Ada Waktu Luang
Angga (30), warga Jakarta Timur, datang ke Monas bersama istri dan anaknya yang berusia lima tahun. Bagi Angga, liburan ke Monas adalah cara sederhana untuk menghabiskan waktu bersama keluarga di tengah suasana Lebaran.
“Lebaran masih lanjut nanti sore, tapi mumpung ada waktu luang, ajak keluarga jalan-jalan sebentar. Biar suasana liburannya lebih kerasa,” ujar Angga kepada kumparan.
Selain alasan dekat dari rumah, Angga juga ingin anaknya mulai mengenal sejarah Indonesia.
“Biar dia tahu, lihat-lihat museum, belajar sejarah kita orang Indonesia. Biar enggak lupa,” tambahnya.
ADVERTISEMENT
Meski hari ini ke Monas, Angga sudah merencanakan liburan berikutnya ke tempat lain yang juga tidak jauh dari rumah. “Ya, paling besok atau lusa ke Ragunan, yang dekat-dekat aja, enggak usah keluar Jakarta,” katanya sambil tertawa.
Alternatif Liburan Keluarga
Bagi Anin (27), warga Tanah Abang, berkunjung ke Monas menjadi pilihan praktis untuk mengisi waktu bersama keluarga dan keponakan.
“Kita sekalian Lebaran juga sih, pas keponakan pada ngumpul, yaudah rencanain ke sini jalan-jalan,” ujar Anin.
Menurutnya, Monas lebih nyaman dikunjungi dibanding tempat wisata lain yang lebih jauh atau berpotensi melelahkan. “Kalau ke Ancol repot main air, terus agak jauh juga. Jadi, biar enggak terlalu capek, kita ke sini aja,” katanya.
Anin dan keluarganya sudah mengantongi tiket naik ke puncak Monas pada sesi sore. “Dapet, dong, sesi ke-7 atau 8 gitu, nanti jam 3,” ujarnya.
ADVERTISEMENT
Ia juga bersemangat mengajak keponakannya yang belum pernah ke puncak Monas. “Siapa tahu rumahnya keliatan dari atas,” katanya sambil tertawa.
Wisata Keliling Jakarta
Tak hanya keluarga, sekelompok anak muda juga memilih Monas sebagai titik awal perjalanan mereka. Rendra (20), warga Pamulang, datang bersama teman-temannya yang merupakan tetangga satu kompleks.
“Lebaran tetap, Bang. Tapi ini kita udah pada senggang, jadi jalan-jalan naik motor keliling Jakarta,” kata Rendra.
Mereka awalnya ingin naik ke puncak Monas, tapi kuota sudah habis. “Tadi kesiangan, kuota buat naiknya udah habis,” ujarnya.
Meski begitu, Rendra dan teman-temannya tetap menikmati perjalanan mereka. “Kita muter-muter museum aja, terus nanti mau makan di Pasar Lenggang. Habis itu ke Perpusnas atau tempat yang dekat-dekat sini aja,” katanya.
ADVERTISEMENT
Monas Ramai, Tiket ke Puncak Habis
Antrean menuju puncak Monas memang sudah penuh sejak siang hari. Seorang petugas pengamanan dalam (Pamdal) Monas membenarkan bahwa kuota naik ke puncak sudah habis untuk hari itu.
“Hari ini dibuka dari jam 8 pagi sampai jam 10 Malam,” ujar petugas tersebut.
“Kalau ke puncak udah nggak bisa hari ini, udah habis kuotanya,” tambahnya.
Menurutnya, pada hari-hari biasa, pengunjung hanya bisa naik hingga pukul 6 sore, sementara pada akhir pekan dan hari libur, sesi malam juga dibuka hingga pukul 9 malam.
“Kalau dibanding kemarin, hari ini lebih ramai,” tambahnya.
Meski tak semua pengunjung bisa naik ke puncak, Monas tetap menjadi destinasi menarik bagi warga yang ingin menikmati suasana Lebaran di Jakarta.
ADVERTISEMENT
Dari sekadar berkeliling taman, mengunjungi museum, hingga berburu kuliner di sekitar area Monas, tempat ini masih menjadi magnet bagi banyak orang.
Donald Trump mengumumkan tarif impor baru ke banyak negara yang menjadi dimulainya genderangan perang dagang Trump, Rabu (2/4) malam waktu AS. Indonesia termasuk negara yang terdampak kebijakan baru ini. Tarif Impor Baru Trump, Indonesia Kena 32%