Liontin Peninggalan Marie Antoinette Laku Terlelang Rp 531 Miliar

Liontin berlian dan kalung mutiara peninggalan Ratu Marie Antoinette sebelum dia dipenggal pada Revolusi Prancis laku dilelang hingga USD 36 juta atau lebih dari Rp 531 miliar di Swiss. Perhiasan Marie Antoinette lainnya juga terlelang dengan harga yang fantastis.
Diberitakan Reuters, hasil penjualan liontin tersebut jauh lebih besar dari estimasi semula yaitu hanya USD 2 juta (Rp 29 miliar). Ada 10 perhiasan Marie Antoinette yang juga dilelang, laku dengan harga USD 43 juta (Rp 634 miliar), padahal estimasinya hanya sekitar USD 3 juta.
Kebanyakan perhiasan Marie Antoinette ini tidak pernah dilihat selama dua abad sebelum dilelang oleh Sotheby's di sebuah hotel mewah di pinggiran Danau Jenewa.

Sotheby's juga mengaku terkejut dengan lelang yang nilainya jauh lebih besar. Salah satu berlian Marie Antoinette contohnya, laku hingga USD 1,75 juta, 20 kali dari harga perkiraan.
Namun yang paling menjadi sorotan adalah liontin Marie Antoinette berupa berlian oval dan kalung mutiara. Tidak disebutkan siapa yang membelinya, tapi Sotheby's mengatakan harganya memecahkan rekor lelang kalung mutiara.
Perhiasan Tersembunyi
Marie Antoinette, 37, adalah ratu terakhir Inggris yang dieksekusi warga pada Revolusi Prancis tahun 1700-an. Sebelum Marie Antoinette dan suaminya dipenggal pada 1792, dia berhasil menyembunyikan perhiasannya di kotak kayu.

Kotak-kotak itu kemudian dikirim ke Brussels oleh adiknya sebelum akhirnya dikirim lagi ke Austria dan dipegang keponakannya. Putri Antoinette yang masih hidup, Marie Therese, dikirim ke Austria pada 1796 dan diberikan perhiasan tersebut.
Therese tidak memiliki anak, namun dia mewarisi perhiasan tersebut ke keponakan dan anak angkatnya, Louise of France, Duchess of Parma, yang mewarisinya lagi ke putranya Robert I (1848-1907), pemimpin terakhir Parma.
