Listyo Sigit Disahkan Jadi Kapolri, Siapa Sosok Kabareskrim Selanjutnya?

Selangkah lagi Komjen Listyo Sigit menjadi Kapolri. DPR sudah menyetujui pencalonannya. Surat persetujuan juga sudah dikirim ke Presiden Jokowi.
Setelah nama Kapolri pengganti Jenderal Idham Azis sudah terang benderang, kini perang bintang beralih ke posisi Kabareskrim yang ditinggalkan Sigit.
Seperti diketahui, Sigit melewati paling tidak angkatan di atasnya. Para senior di atas juga masih punya masa dinas yang cukup panjang, bahkan ada yang sampai 2025.
Berikut nama jenderal Bintang 3 senior Sigit:
Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono, Akpol 1988, Solok, Sumatra Barat, 28 Juni 1965, umur 55 tahun, pensiun 2023
Irwasum Polri Komjen Agung Budi Maryoto, Akpol 1987, Cilacap, Jawa Tengah, 19 Februari 1965 umur 55 tahun, pensiun 2023
Kabaharkam Polri Komjen Agus Adriyanto, Akpol 1989, Blora, Jawa Tengah, 16 Februari 1967, umur 53 tahun, pensiun 2025
Kabaintelkam Polri Komjen Rycko Amelza Dahniel, Akpol 1988, Bogor, Jawa Barat, 14 Agustus 1966, umur 54 tahun, pensiun 2024
Kalemdiklat Polri Komjen Arief Sulistyanto, Akpol 1987, Nganjuk, Jawa Timur, 24 Maret 1965, umur 55 tahun, pensiun 2023
Kepala BNN Komjen Petrus Reinhard Golose, Akpol 1988, Manado, Sulawesi Utara, 27 November 1965, umur 55 tahun, pensiun 2023
Kepala BNPT Komjen Boy Rafli Amar, Akpol 1988, Jakarta, 25 Maret 1965, umur 55 tahun, pensiun 2023
Sestama Lemhannas Komjen Pol Didid Widjanardi, Akpol 1986, Surakarta, Jawa Tengah, 14 Januari 1963, umur 58 tahun, pensiun 2021
Wakil Kepala BSSN Komjen Dharma Pongrekun, Akpol 1988, Palu, 12 Januari 1966, umur 55, pensiun 2024
Ketua KPK Komjen Firli Bahuri, Akpol 1991, Muara Jaya, Ogan Komering Ulu, Sumatra Selatan, 8 November 1963; umur 57 tahun, pensiun 2021
Staf Ahli Sosial Ekonomi Kapolri Komjen Pol Bambang Sunarwibowo, Akpol 1988, Malang, Jawa Timur, 24 Mei 1966 umur 54 tahun, pensiun 2024
Irjen Kemenkumham Komjen Andap Budhi Revianto, Akpol 1988, Jakarta, 23 Juni 1966 umur 54 tahun, pensiun 2024
Dari nama-nama itu, tentu Komjen Gatot kecil kemungkinan bergeser menjadi Kabareskrim. Tapi Jenderal lainnya khususnya yang ada di dalam struktur Polri tentu masih berpeluang.
Misalnya, Irwasum Polri Komjen Agung Budi, Kabaharkam Polri Komjen Agus Adriyanto, Kabaintelkam Komjen Rycko Amelza. Sementara, Komjen Arief sudah pernah menduduki posisi itu sebelum menempati jabatan saat ini, sebagai Kalemdiklat Polri.
Di luar nama itu, ada pula jajaran jenderal bintang 2 yang juga punya peluang besar mengisi posisi itu. Dari banyaknya Irjen yang kini aktif di Polri, paling tidak bisa dikerucutkan pada sosok yang mendampingi Sigit jelang, saat, dan selesai fit and proper test.
Mulai dari Kapolda Aceh Irjen Wahyu Widada yang juga menjadi ketua tim penyusun makalah Polri Presisi yang dijabarkan Sigit saat uji kelayakan. Peraih Adhi Makayasa itu merupakan rekan satu angkatan Sigit, yakni Akpol 1991.
Lalu, ada nama Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo. Sambo selalu mendampingi Sigit di hampir di setiap kesempatan, termasuk saat sowan ke sejumlah mantan Kapolri.
Jenderal bintang dua termuda itu juga ikut bersama Wahyu Widada menyerahkan makalah Polri Presisi ke Komisi III DPR. Mantan Dirtipidum Bareskrim Polri itu juga menemani di dalam ruang rapat saat uji kelayakan dan saat pengumuman pengesahan jadi Kapolri di ruang paripurna.
Kemudian, ada sosok Wakabareskrim Irjen Pol Wahyu Hadiningrat. Wahyu juga tampak menemani Sigit saat sowan ke sejumlah mantan Kapolri.
Lulusan Akpol 1992 itu juga ikut mengantar Sigit ke DPR, tapi tak masuk ke dalam Komisi III mendampingi selama uji kelayakan berlangsung.
Beralih ke nama selanjutnya, ada sosok Kapolda Jawa Timur Irjen Nico Afinta. Nico memang tak terlihat saat dalam safari Sigit ke sejumlah tokoh.
Namun, tak disangka lulusan Akpol 1992 itu muncul mendampingi Wahyu Widada menyerahkan makalah ke DPR.
Nama yang juga perlu diperhatikan, yakni Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran. Fadil merupakan rekan satu angkatan Sigit, Akpol 1991.
Fadil tak banyak terlihat selama uji kelayakan. Saat itu, bertepatan dengan sang ibunda Fadil meninggal dunia. Tapi, kiprahnya tak bisa dianggap sebelah mata.
Menarik ditunggu, siapa sosok pilihan Sigit selanjutnya untuk mengisi kursi Kabareskrim yang ditinggalkannya.
Semua tergantung Sigit akan menjalankan program Polri Presisi, dari unsur SDM, peningkatan teknologi, atau penegakan hukum terlebih dulu.
