Live Corona Update: Sebulan Sekolah Tatap Muka, Sudah Aman?

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
video youtube embed

Pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) telah berlangsung hampir sebulan ini seiring dengan penurunan level PPKM dari 4 menjadi Level 3 di sejumlah daerahnya, khususnya Pulau Jawa.

Walau kasus aktif dan konfirmasi COVID-19 nasional mulai menurun, sayangnya ditemukan sejumlah klaster besar akibat PTM. WHO bahkan sempat menyoroti klaster yang terjadi di SMA 1 Padang Panjang, Sumatera Barat. Sebanyak 54 siswa dinyatakan positif corona.

Sementara klaster lain juga terjadi di Institut Shanti Bhuana di Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat yang menyebabkan 139 mahasiswa terinfeksi.

Kasus-kasus tersebut terus bertambah setiap harinya di seluruh Indonesia. Data yang dihimpun kumparan dari sekolah.data.kemdikbud.go.id, per Rabu (22/9), menunjukkan terdapat 2,77% atau 1.299 klaster terjadi selama PTM. Angka ini didapat dari survei kesiapan PTM yang diikuti oleh 46.892.

Persentase tersebut memang terbilang rendah. Akan tetapi, ada ribuan guru maupun siswa yang terinfeksi. Dari 1.299 klaster tersebut, ditemukan sebanyak 7.285 pendidik dan tenaga kependidikan yang positif COVID-19. Sementara ada 15.655 peserta didik yang tercatat positif.

Lantas, dengan munculnya klaster-klaster tersebut walau kasus corona telah menurun apakah ini berarti keamanan PTM masih belum dapat terjamin?

kumparan akan membahasnya bersama Ketua Ikatan Guru Indonesia (IGI), Muhammad Ramli Rahim.

Mari simak di Live Corona Update bertajuk 'Sebulan Sekolah Tatap Muka, Sudah Aman?' pada Jumat (24/9) pukul 14.00 WIB.

Untuk memudahkan menyaksikan live streaming ini, kamu bisa menyimpan artikel ini dengan bookmark story ini di smartphone atau laptop. Tandai juga agenda ini pada kalender Anda melalui Google Calendar atau iCal.

Live Corona Update 24 September 2021. Foto: kumparan