Lokasi Banjir Jakarta Meningkat dari 6 Jadi 48 Titik
·waktu baca 2 menit

Hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya pada Sabtu (6/7). Durasi hujan pun cukup lama yang menyebabkan sejumlah wilayah di Jakarta terendam banjir.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jakarta hingga 17.00 WIB mencatat terjadi kenaikan jumlah titik banjir dari enam menjadi 48 titik banjir. Banjir tertinggi setinggi 75 cm yakni di 2 RT di Kelurahan Sukabumi Selatan.
“BPBD mencatat genangan saat ini mengalami kenaikan dari 6 RT menjadi 48 RT atau 0.157% dari 30.772 RT,” kata Kepala BPBD DKI, Isnawa Adji saat dihubungi, Sabtu (6/7).
Berikut 48 titik yang terendam banjir:
Jakarta Barat
a. Kelurahan Kedoya Selatan
Jumlah: 1 RT
Ketinggian: 30 cm
Penyebab: Curah hujan tinggi & luapan Kali Pesanggrahan
b. Kelurahan Sukabumi Selatan
Jumlah: 2 RT
Ketinggian: 75 cm
Penyebab: Curah hujan tinggi & luapan Kali Sekertaris
c. Kelurahan Sukabumi Utara
Jumlah: 2 RT
Ketinggian: 30 s.d 50 cm
Penyebab: Curah Hujan Tinggi
d. Kelurahan Joglo
Jumlah: 1 RT
Ketinggian: 40 cm
Penyebab: Curah hujan tinggi & luapan Kali Pesanggrahan
Jakarta Selatan
a. Kelurahan Kramat Pela
Jumlah: 33 RT
Ketinggian: 40 s.d 60 cm
Penyebab: Curah hujan tinggi
b. Kelurahan Petogogan
Jumlah: 1 RT
Ketinggian: 50 cm
Penyebab: Curah hujan tinggi
c. Kelurahan Pela Mampang
Jumlah: 2 RT
Ketinggian: 30 s.d 40 cm
Penyebab: Curah hujan tinggi & Luapan aliran PHB Pulo
d. Kelurahan Cilandak Timur
Jumlah: 2 RT
Ketinggian: 30 cm
Penyebab: Curah hujan tinggi & luapan Kali Krukut
e. Kelurahan Bintaro
Jumlah: 1 RT
Ketinggian: 35 cm
Penyebab: Curah hujan tinggi & luapan Kali Keungan
f. Kelurahan Pesanggrahan
Jumlah: 1 RT
Ketinggian: 70 cm
Penyebab: Curah hujan tinggi
Jakarta Timur
a. Kelurahan Rambutan
Jumlah: 2 RT
Ketinggian: 30 s.d 50 cm
Penyebab: Curah hujan tinggi & luapan Kali Cipinang
Sedangkan wilayah yang sudah surut adalah:
1. Kelurahan Pluit: 4 RT
2. Kelurahan Gandaria Utara :1 RT
Selain itu, BPBD Jakarta juga memberikan peringatan untuk beberapa pintu air (PA) dari level siaga ke waspada.
“PA Karet menjadi Siaga 3 (Waspada) pada pukul 15.00 WIB, Pos Pantau Angke Hulu menjadi Siaga 3 (Waspada) pada pukul 14.00 WIB, Pos Pantau Sunter Hulu menjadi Siaga 3 (Waspada) pada pukul 15.00 WIB, PA Pulo Gadung menjadi Siaga 3 (Waspada) pada Pukul 15.00 WIB,” tuturnya.
Isnawa juga memastikan pihaknya dibantu dengan dinas terkait akan terus melakukan pemantauan ketinggian genangan sekaligus mempercepat proses penyurutan genangan.
