Longsor di Natuna: 6 Korban Tewas Teridentifikasi, 42 Masih Hilang

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Longsor di Kampung Molon, Desa Pangkalan, Kecamatan Serasan, Kabupaten Natuna, Kepri, Senin (6/3). Foto: BPBD Natuna/HO/ANTARA
zoom-in-whitePerbesar
Longsor di Kampung Molon, Desa Pangkalan, Kecamatan Serasan, Kabupaten Natuna, Kepri, Senin (6/3). Foto: BPBD Natuna/HO/ANTARA

Bencana tanah longsor menerjang Desa Pangkalan, Kecamatan Serasan, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau (Kepri), Senin (6/3).

Berdasarkan data BPBD Kepulauan Riau (Kepri) hingga Selasa (7/3) pukul 03:00 WIB, sudah ada enam korban tewas yang berhasil teridentifikasi. Sementara empat korban tewas lainnya belum teridentifikasi.

"Data meninggal teridentifikasi enam orang, belum teridentifikasi empat orang. Dan dinyatakan hilang 42 orang," kata Kepala BPBD Kepri M Hasbi dalam keterangannya, Selasa (7/3).

Hasbi menyebut, ada empat warga yang mengalami luka serius akibatnya bencana longsor ini.

kumparan post embed

"Korban kritis empat orang. Tiga dikirim ke Pontianak via Bukit Raya dan satu dikirim ke Ranai via Indra Perkasa," jelasnya.

Sementara itu, sebanyak 1.216 warga mengungsi. Ada sejumlah tempat pengungsian yang didirikan. Berikut datanya:

  • Pengungsian PLBN : 219 Orang

  • Pengungsian Puskesmas : 215 Orang

  • Pengungsian Pelimpak & Mesjid Alfurqon : 500 orang

  • Pengungsian SMA 1 Serasan : 282 orang

Total Pengungsi : 1.216 Orang

Hasbi juga mengungkapkan, ada 27 rumah milik warga tertimbun tanah longsor.