LSI Denny JA: Anies-Sandi 51,4 Persen, Ahok-Djarot 42,7 Persen

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
5
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Djarot bergurau dengan Anies saat debat. (Foto: Aditia Noviansyah/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Djarot bergurau dengan Anies saat debat. (Foto: Aditia Noviansyah/kumparan)

LSI Denny JA kembali merilis hasil survei elektabilitas dua kandidat dalam Pilgub DKI, kali ini seminggu jelang pemungutan suara. Hasilnya mirip dengan survei sebelumnya, pasangan Anies-Sandi menang di putaran dua.

"Anies-Sandi memimpin di angka 51,4 persen, kemudian Ahok-Djarot 42,7 persen, yang belum memutuskan 5,9 persen," ucap Peneliti Denny JA, Ardian Sopa dalam paparan survei di Rawamangun, Jakarta, Kamis (13/4).

Data diambil dari 440 responden pada 7-10 April 2017 dengan metode sampling, multistage random sampling. Responden diwawancarai tatap muka menggunakan kuesioner. Margin of error survei kurang lebih 4,8 persen.

Jika dilihat dari survei ini, kita bisa melihat bahwa Anies-Sandi berpeluang memenangkan pilgub DKI.

"Jadi hampir semua lembaga survei Anies-Sandi di pertama, hanya beda di selisih saja," imbuhnya.

Ardian kemudian mencermati tren elektabilitas dari kedua kandidat, berdasarkan hasil survei LSI Denny JA pada Maret 2017. Hasilnya, elektabilitas Ahok-Djarot dari 40,5 persen menjadi 42,7 persen, Anies-Sandi dari 49,7 persen menjadi 52,4 persen.

"Ada kenaikan dari Basuki-Djarot 2,2 persen, begitu juga dari Anies-Sandi ada kenaikan 1,7 persen. Karena start Anies-Sandi yang lebih tinggi, maka peluang mereka untuk unggul tetap ada," tutur Ardian.