LSI Denny JA: Prabowo 33,9%, Ganjar 31,9%, Anies 20,8%
·waktu baca 2 menit

LSI Denny JA kembali merilis data elektabilitas bakal calon presiden di Pilpres 2024. Tema survei kali ini adalah 'Jika Anies Gagal Tiket Capres'.
Survei dilakukan pada 3-14 Mei 2023 dengan wawancara tatap muka dengan 1.200 responden. Para responden ini dipilih dengan metode multistage random sampling. Margin of error +/- 2,9%.
Dalam survei dikutip Selasa (6/6), LSI Denny JA mengungkap jika Pilpres diikuti 3 pasangan calon, maka Prabowo mendapat 33,9%, Ganjar 31,9%, Anies 20,8%, responden yang tidak menjawab atau tidak tahu 13,4%.
LSI Denny JA tidak menyebut tren elektabilitas para calon. Sementara jika Pilpres diikuti dua pasangan calon, maka Prabowo unggul dengan 50,4%, Ganjar Pranowo 43,2%, tidak tahu/tidak menjawab 6,4%. Selisih Prabowo dengan Ganjar 7,2%.
"Mengapa terjadi peningkatan elektabilitas Prabowo ketika head to head dengan Ganjar? Hal ini terjadi karena migrasi pemilih Anies yang tak berimbang," ucap Direktur CPA-LSI Denny JA, Ade Mulyana.
Ke mana larinya suara Anies? Survei mengungkap jika Pilpres hanya diikuti Prabowo dan Ganjar, maka mayoritas pendukung Anies lebih banyak berpindah ke Prabowo di banding ke Ganjar.
"Sebesar 50.8% pendukung Anies, berpindah ke Prabowo. Sementara pendukung Anies yang berpindah ke Ganjar hanya separuhnya 25.4%," tuturnya.
Kemudian berdasarkan wilayah Prabowo menang di lima teritori (Sumatera, Sulawesi, Kalimantan, Bali-NTB-NTT, Maluku-Papua), Ganjar menang di satu teritori (Jawa).
"Kemenangan Ganjar ada di Pulau Jawa secara umum. Di pulau ini, elektabilitas Ganjar sebesar 52.5%. Sedangkan Prabowo sebesar 43.4%," pungkasnya.
