kumparan
search-gray
News29 Juli 2020 18:01

Luhut dan Wishnutama Akan Hadiri Deklarasi Pembukaan Pariwisata Bali

Konten Redaksi kumparan
Luhut dan Wishnutama Akan Hadiri Deklarasi Pembukaan Pariwisata Bali (942716)
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio meninjau kawasan pariwisata Pantai Waterblow di Nusa Dua, Badung, Bali. Foto: ANTARA FOTO/Fikri Yusuf
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut B. Pandjaitan dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Wishnutama Kusubandio akan menghadiri acara deklarasi pembukaan pariwisata Bali, Kamis (30/7). Pembukaan pariwisata ini hanya menyasar wisatawan nusantara alias domestik.
ADVERTISEMENT
Acara akan dilaksanakan secara tertutup untuk mencegah kerumunan. Media massa dan warga bisa menonton melalui live streaming acara yang akan digelar di kawasan Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali, itu.
"Menko Pak Luhut kemudian Menteri Pariwisata itu yang sudah fix (hadir)," kata Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardha Sukawati, Rabu (29/1).
Pria yang akrab disapa Cok Ace ini mengatakan, pariwisata Bali dengan pasar domestik ini akan dibuka pada 31 Juli. Namun, deklarasi dipercepat satu hari demi menghormati perayaan Hari Raya Idul Adha.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Bali Putu Astawa, mengatakan acara akan dibuka pukul 16.00 WITA. Acara dimulai dengan karnaval menyambut menteri dari Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai. Lalu dilanjutkan sambutan para menteri dan Pemprov Bali serta pemberian sertifikat UMKM Bali.
ADVERTISEMENT
"Acara hanya berlangsung satu hari," kata dia.
Bali telah menerapkan new normal atau Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) di tengah pandemi virus corona secara bertahap. Aktivitas warga pariwisata di tingkat lokal dibuka 9 Juli. Disusul pembukaan sektor pariwisata nusantara (domestik) 31 Juli dan mancanegara 11 September mendatang.
Cok Ace belum bisa memastikan apakah pembukaan pariwisata pasar mancanegara sudah pasti pada 11 September 2020. Pemerintah Indonesia masih berkoordinasi mengenai kebijakan orang asing masuk Indonesia dan perkembangan COVID di luar negeri.
"September masih ada beberapa hal yang perlu dikoordinasikan, antara lain izin wisatawan asing ke Indonesia. Kita juga lihat perkembangan (COVID-19) luar negeri," kata dia.
=====
Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
sosmed-whatsapp-white
sosmed-facebook-white
sosmed-twitter-white
sosmed-line-white