Luhut Ingatkan Ancaman Gelombang COVID-19 Bisa Terjadi Lagi Tahun Depan
ยทwaktu baca 2 menit

Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengingatkan potensi terjadi gelombang lonjakan kasus COVID-19 lagi di masa yang akan datang, meski kini situasi penanganan sedang melandai.
Menurut Luhut, potensi lonjakan kasus ini menjadi salah satu perhatian pemerintah dan meminta semua pihak tetap waspada.
"Saya hanya ingin menggarisbawahi, kita semua akan hidup seperti arahan presiden dalam keadaan COVID ini. Tadi saya baca lagi ada satu tulisan, diramalkan lagi tahun depan bisa saja ada gelombang (COVID-19) berikutnya," kata Luhut saat peluncuran kereta Bandara Internasional Yogyakarta atau Yogyakarta International Airport (YIA) di Kabupaten Kulon Progo, Jumat (27/8).
Luhut kemudian mengibaratkan saat ini semua orang harus lebih disiplin melakukan protokol kesehatan (prokes), sehingga bisa bernavigasi atau kembali berkegiatan normal.
"Karena sekarang (kondisi saat ini) kira-kira kita sudah bisa tahu. Oleh karena itu, masalah vaksinasi digenjot habis," katanya.
Ia menegaskan vaksinasi corona yang masif tetap harus diimbangi dengan prokes yang ketat. Juga dengan peningkatan testing, tracing, hingga treatment.
Begitu juga diminta siapkan aplikasi PeduliLindungi untuk masuk ke berbagai lini kehidupan. Mulai dari laboratorium, pelacakan kasus, hingga untuk berbagai kegiatan dan acara.
"Semua kegiatan kita nanti akan jalan dengan PeduliLindungi. Tujuannya apa? Tujuannya adalah memastikan misalnya di ruangan ini, itu semuanya negatif (corona). Kedua, memastikan semua di ruangan ini harus divaksin," jelas Luhut.
Luhut Minta Bandara YIA Pakai Aplikasi PeduliLindungi
Selain itu, Luhut meminta Bandara YIA ini juga segera memasang aplikasi untuk PeduliLindungi, yang bisa terkoneksi dengan platform lain terkait status COVID-19 hingga vaksinasi seseorang.
"Sehingga kita semua terkoneksi, dan sampai hari ini sudah saya lihat 30 juta yang masuk di dalam. Kita lihat sampai akhir tahun mungkin bisa dekat berapa ratus juta yang masuk itu [aplikasi]," kata Luhut.
Ia meyakini aplikasi PeduliLindungi ini bisa menjadi strategi efektif Indonesia menghadapi badai-badai corona.
"Itu [aplikasi] membuat indonesia lebih efisien dan efektif dan akan membantu kita bernavigasi di tengah-tengah badai COVID yang belum tahu kapan akan berakhirnya ini," tutup dia.
