Luhut ke Kepala Desa: Kalau Anak Pintar, Telepon Saya Nanti Kita Sekolahkan

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Indonesia, Luhut Binsar Panjaitan, di Istana. Foto: Rusman/Biro Pers Sekretariat Presiden
zoom-in-whitePerbesar
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Indonesia, Luhut Binsar Panjaitan, di Istana. Foto: Rusman/Biro Pers Sekretariat Presiden

Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan meminta kepala desa menghubunginya jika menemukan anak pintar tapi belum mengenyam pendidikan. Dia mengatakan siap menyekolahkan anak tersebut.

"Cari anak-anak pintar. Dorong sekolah. Kalau anak pintar, telepon saya. Nanti kita cari tempat yang kita sekolahkan," kata Luhut dalam acara Silatnas Desa APDESI 2022 di Istora Senayan, Jakarta, Selasa (29/3).

Luhut mengatakan anak yang pintar tak mesti berayahkan profesor. Politikus senior Golkar ini menyebut kepala desa harus memiliki tekad untuk membuat anak-anak menjadi pintar.

"Pintar enggak mesti anak profesor. Saya enggak pernah malu katakan Anda kepala desa tapi karena semua pengin maju bisa. Harus ada tekad anak lebih baik daripada kamu. Dan itu didikan orang tua," ucapnya.

kumparan post embed

Lebih lanjut, Luhut menyinggung soal apa yang akan berubah usai pandemi corona. Ia mengatakan negara akan menghadapi perubahan teknologi.

"Apa yang mau kita lakukan pascapandemi COVID? Kita hadapi perubahan-perubahan teknologi. Digitalisasi," kata dia.

Karena itu, ia berharap desa siap menghadapi digitalisasi.

"Desa pun digitalisasi. Semua ada tidak pernah bayangkan 6-5 tahun yang lalu. Sekarang terjadi perubahan-perubahan di desa itu. Yang dengan kecanggihan teknologi itu dan itu ke depan terus berjalan. Sekarang Anda lebih canggih daripada saya pasti," tutup Luhut.