Luhut Minta Koster Perbaiki Corona di Bali: Jangan Nanti Marah Turis Tak Datang
·waktu baca 2 menit

Tren kasus corona nyatanya belum membaik signifikan meski 90% dari target warganya sudah divaksin. Penambahan kasus harian masih di atas 1.000 orang, sementara kasus kematian juga masih bertambah tiap harinya.
Koordinator PPKM Level Jawa-Bali, Luhut B Pandjaitan meminta gubernur, wali kota hingga bupati Bali segera memperbaiki hal ini. Agar jangan minat orang-orang untuk berwisata di Bali semakin menurun.
“Jangan sampai nanti orang luar lihat Bali ini tidak jadi tempat tujuan turis, karena dianggap tidak disiplin. Karena di mana-mana kalau sudah 90% divaksin, mestinya dia sudah relatif stabil,” kata Luhut kepada wartawan di Buleleng, Kamis (12/8), saat melakukan kunjungan kerja bersama Menkes Budi Gunadi Sadikin dan Mendagri Tito Karnavian.
“Tidak bilang habis COVID-19-nya, tapi tingkat kematian menurun, tingkat infeksi menurun, itu akan kelihatan. Bali ini belum kelihatan. Jadi saya minta ke Pak Gubernur, Pak Wagub, Pak Bupati, ayo kerja sama-sama,” imbuh dia.
Luhut menyoroti bahwa banyak pihak yang sudah bekerja keras menangani pandemi. Ia pun meminta jajaran pemerintah Bali mencontoh Daerah Istimewa Yogyakarta yang kini telah menunjukkan perbaikan penanganan COVID-19.
“Saya kira Pangdam, Kapolda, sudah kerja habis-habisan. Kita lihat tadi di Buleleng. bagaimana Dandim, Kapolres, Rektor, bahu-membahu mengajak semua orang dan orang di dalam senang. Sama, di Solo, Klaten, Jogja, Sleman, Kulonprogo. sama, di sana sudah diperbaiki,” terang Luhut.
“Nah, di sini saya berharap dalam beberapa hari ke depan Pak Gubernur, Pak Wagub harus sudah mulai baik, supaya Bali makin baik. Saya berharap dalam satu minggu mesti ada perbaikan,” tambahnya.
Luhut menegaskan harus ada perbaikan tren COVID-19 segera di Bali. Ia mengimbau jangan sampai turis tak mau datang ke Bali karena tidak ada perbaikan.
“Harus ada perbaikan, Pak Gubernur sudah saya kasih tahu tadi. Di tempat lain bisa, kok di sini enggak bisa? Berarti teman-teman di Bali tidak mengurus kepercayaan orang luar untuk datang ke Bali,” pesannya.
“Jangan nanti marah, kok, tidak ada turis datang. Kalau turis mau datang kita harus nunjukin kalau kita disiplin. Isolasi terpusat itu disiapkan oleh pemerintah, obat cukup, makan cukup, dokter cukup, olahraga cukup, tempatnya bagus. Semuanya harus kompak, tidak boleh salah salahan,” tandas dia.
