Luksemburg Akan Jadi Negara Pertama yang Gratiskan Angkutan Umum

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Transportasi umum di Luxembourg. (Foto: AFP/John Thys)
zoom-in-whitePerbesar
Transportasi umum di Luxembourg. (Foto: AFP/John Thys)

Luksemburg akan menjadi negara pertama dunia yang menggratiskan ongkos angkutan umum untuk seluruh rakyatnya. Hal ini sesuai dengan janji pemerintahan baru yang menang pemilu pada Oktober lalu.

Diberitakan AFP, Jumat (7/12), tarif kereta, trem, dan bus akan mulai dihilangkan pada musim panas tahun depan, berdasarkan rencana pemerintahan Perdana Menteri Xavier Bettel.

Hal ini dimaksudkan agar warga beralih ke transportasi umum sehingga mengurangi kemacetan akibat kendaraan pribadi yang menumpuk. Jika kendaraan pribadi semakin berkurang di jalan, diharapkan tingkat polusi juga menurun.

Kemacetan semakin parah dengan tingkat populasi Luksemburg yang membengkak. Ditambah lagi, negara itu jadi tempat bekerja 190 ribu warga dari negara tetangga di sekitarnya, seperti Prancis, Belgia, dan Jerman.

Transportasi umum di Luxembourg. (Foto: luxembourg.public.lu)
zoom-in-whitePerbesar
Transportasi umum di Luxembourg. (Foto: luxembourg.public.lu)

Saat ini populasi Luksemburg sendiri mencapai 600 ribu orang. Pemerintah Luksemburg tengah menggodok anggaran jika transportasi benar-benar digratiskan tahun depan.

Kementerian Transportasi Luksemburg mengatakan, butuh dana 491 juta euro per tahun agar transportasi umum berjalan. Sebelumnya dari ongkos angkutan umum yang dibayarkan warga, Luksemburg mendapat pemasukan hingga 40 juta euro.

Serikat pekerja transportasi Luksemburg khawatir jika rencana ini berjalan, banyak pekerja yang menganggur, terutama karena loket tiket tidak ada lagi. Rencananya akan dilakukan pertemuan antara pemerintah dan serikat pekerja mengatasi kekhawatiran ini.

"Sepanjang hal ini masih belum jelas, kami tidak bisa menerima," kata Georges Merenz, ketua serikat FNCTTFEL-Landesverband.