Lurah Lacak Pertemanan Bocah yang Sodomi 9 Bocah: Sudah Dilarang Keluar Rumah

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi anak kecil laki-laki menjadi korban pelecehan. Foto: HTWE/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi anak kecil laki-laki menjadi korban pelecehan. Foto: HTWE/Shutterstock

Suhendra, Lurah di kawasan perumahan Kota Bekasi tempat terjadinya kasus bocah 8 tahun menyodomi 9 bocah, menyebut sudah melacak pertemanan pelaku.

Menurutnya, hal itu dilakukan untuk memastikan bahwa kondisi di lingkungannya aman dan terkendali, sehingga para orang tua tak perlu khawatir bila anaknya pergi bermain.

“Ya kan memang selama ini (kami) berusaha men-track dia itu udah kan SD, dia SD di mana gitu ya. Semuanya, temannya siapanya seperti itu ya,” ujar Suhendra saat ditemui di kantornya, Rabu (11/6).

“Di-track lah maksudnya biar jangan sampai dia tambah banyak lagi korbannya,” imbuhnya.

Suhendra juga menyebut bahwa kini pelaku sudah dilarang keluar rumah oleh ayahnya.

“Iya maksudnya seperti itu kayaknya (nggak boleh keluar rumah),” ucapnya

Sebelumnya, ayah dari bocah berusia 8 tahun ini juga menyebut telah mengisolasi anaknya di dalam rumah. Langkah itu diambil untuk merehabilitasi anaknya.

“Jadi saya gini. Kasarnya itu anak saya, saya rehabilitasi,” ujarnya saat ditemui kumparan di rumahnya, Selasa (10/6).

“Sudah enggak boleh main ke mana-mana, kayak direhabilitasi sama saya,” tambah Suhendra.

Kasus ini bermula saat bocah 8 tahun itu menyodomi bocah lainnya yang berusia 7 tahun di sebuah tanggul dekat perumahan pada Mei lalu. Saat itu, ada bocah lain yang lewat dan menyaksikan.

Keluarga bocah yang menjadi korban pun tahu dan melakukan visum. Hasilnya, ada lecet-luka di bagian dubur.

Pihak keluarga korban pun melabrak rumah terduga pelaku. Usai perilaku sang bocah terungkap, rupanya ada korban-korban lainnya yang ikut terbongkar. Korbannya sejauh ini diketahui berjumlah 9 orang dengan rentang usia 4-7 tahun.

Sementara, ayah terduga pelaku, menyebut bahwa anaknya pernah menjadi korban sodomi dua teman sebayanya sekitar satu tahun yang lalu. Kedua bocah itu masih satu RT dengannya.

Namun, ia belum mau mengungkap siapa yang melakukan itu kepada anaknya. Ia hanya menyebut, semua akan terbongkar pada waktunya.

Polisi sudah melakukan penyelidikan terhadap kasus ini. Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Kusumo Wahyu Bintoro menyebut kasus ini ditangani Satreskrim.

“Sudah ditangani reskrim ya,” kata Wahyu kepada kumparan, Selasa (10/6).

Namun, ia belum menjelaskan sejauh mana penyelidikan telah dilakukan. kumparan mencoba menghubunginya untuk update perkembangan, namun belum mendapatkan jawaban.