kumparan
24 Januari 2019 18:44

Ma'ruf Amin Yakin Jokowi Sukses di Debat Capres

Debat Pertama Pilpres, Pasangan Calon nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf Amin
Pasangan capres-cawapres nomor urut 01 Joko Widodo (kiri) dan Ma'ruf Amin mengikuti debat pertama Pilpres 2019, di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (17/1/2019). (Foto: Antara/Sigid Kurniawan)
Berbeda dari debat perdana, debat capres yang akan berlangsung pada 17 Februari 2019 mendatang hanya diikuti oleh dua kandidat capres yakni Jokowi dan Prabowo. Di debat kedua ini lah nantinya publik bisa melihat pertarungan ide-ide dan gagasan dari masing-masing kandidat.
ADVERTISEMENT
Selaku cawapres nomor urut 01 yang mendampingi Jokowi, Ma'ruf Amin mengaku tidak melakukan sesi diskusi khusus dengan capres petahana tersebut jelang debat kedua. Ma'ruf meyakini Jokowi akan sukses menjalani debat capres jilid dua seorang diri.
"Beliau sebagai petahana sudah hapal apa yang harus dilewati (dalam debat)," kata Ma'ruf disela kegiatannya menghadiri pelantikan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Lamongan, di Lamongan, Jawa Timur, Rabu (23/1) seperti dikutip dari Antara.
Presiden Jokowi, Joko Widodo, Garut, Program Keluarga Harapan (PKH)
Jokowi bagikan bantuan PKH (Program Keluarga Harapan) di Garut. (Foto: Dok. Biro Pers Setpres)
Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) tersebut menyatakan dirinya hanya memberikan dukungan serta mendoakan agar Jokowi berhasil dan bisa memenangi debat capres nanti. Yang terpenting baginya, Jokowi mampu menyampaikan pesan gagasan serta program terkait tema debat dengan baik kepada publik.
"Kita harus 'support' supaya pak Jokowi berhasil, bisa memenangi debat," lanjut Ma'ruf Amin.
ADVERTISEMENT
Sementara itu, KPU diketahui berencana mengubah konsep debat agar kesan serius dan formal tak lagi muncul seperti debat perdana. KPU bahkan tengah merancang formula agar masing-masing capres dapat menyampaikan visi-misinya sambil berdiri atau duduk di sofa yang disediakan.
Dengan metode ini, Ketua KPU Arief Budiman berharap kedua paslon dapat tampil lebih maksimal. "Kita akan olah, bagaimana membuat kandidat ini rileks, sehingga dia mampu menyampaikan pesan-pesannya lebih baik, detail, dan mendalam. Ya, mulai dari yang teknis, sampai substansinya," kata Arief di Kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta, Senin (21/1).
Download aplikasi kumparan di App Store atau di Play Store untuk mendapatkan berita terkini dan terlengkap seputar selebriti.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan