News
·
24 April 2020 15:15

Mabuk Minuman Alkohol Jadi Alasan B Pelesetkan Lagu Aisyah Istri Rasulullah

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Mabuk Minuman Alkohol Jadi Alasan B Pelesetkan Lagu Aisyah Istri Rasulullah (937632)
searchPerbesar
Pemuda berinisial B warga Kalijudan Surabaya usai diamankan polisi, Rabu (15/4). Foto: Dok. Istimewa
Pemuda berinisial B warga Kalijudan Surabaya terus menangis usai diamankan polisi, Rabu (15/4). Dia diamankan setelah videonya viral mengubah lirik ‘Aisyah istri Rasulullah’. Pemuda itu diduga melakukan penistaan agama.
ADVERTISEMENT
“Dugaan penistaan agama,” kata Kanit Resmob Polrestabes Surabaya Iptu Arief Rizky Wicaksana, di Mapolrestabes Surabaya, Jumat (24/4).
Arief mengatakan, pemuda itu tengah mabuk minuman beralkohol bersama temannya saat video dibuat.
“Dari hasil pemeriksaan, awalnya hanya bercanda sama temannya. Ya guyonan-guyonan dengan temannya aja. Pada saat itu yang bersangkutan mengkonsumsi minuman beralkohol,” terangnya.
Lebih lanjut, polisi menjelaskan, video tersebut diunggah pada akun Instagram pribadinya.
“Kronologinya Selasa pada tanggal 14 April dari saudara B ini mengupload video tersebut di instastorynya lalu dari tim kami melakukan siber patrol,” ungkapnya.
“Menemukan file tersebut, lalu pagi harinya (15/4) kita mengamankan yang bersangkutan di wilayah Kalijudan. Kita periksa di Mapolrestabes Surabaya,” imbuhnya.
Dari kasus itu polisi memeriksa enam saksi, yakni pelapor hingga saksi ahli.
ADVERTISEMENT
Sementara itu, pelaku terus menangis tersedu-sedu meminta maaf atas kesalahannya.
“Minta maaf memang saya salah dalam saya ngomong tadi, menyanyikan lagu yang salah, mohon maaf untuk agama Islam saya telah berbuat salah. Saya minta maaf terutama buat agama Islam, agama saya sendiri, saya minta maaf. Mohon maaf ya pak. Astagfirullah hal adzim,” tangis B.
Pelaku dijerat Pasal 45 A ayat 2 UU RI No 19 Tahun 2016 dan Pasal 28 UU ITE. Ancaman hukuman 5 tahun penjara.
(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)
***
Yuk! bantu donasi atasi dampak corona.