Macet di Sekitar Ragunan, Lalu Lintas Dialihkan

1 Januari 2024 14:20 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Jalan menuju Ragunan macet. Arah Jl. Warung Buncit dialihkan, Senin (1/1). Foto: Hedi/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Jalan menuju Ragunan macet. Arah Jl. Warung Buncit dialihkan, Senin (1/1). Foto: Hedi/kumparan
ADVERTISEMENT
Jalan menuju Ragunan padat merayap di libur tahun baru 2024, Senin (1/1). Polisi melakukan rekayasa lalu lintas untuk mengurai kemacetan tersebut.
ADVERTISEMENT
Pantauan kumparan pukul 14.12 WIB, kepadatan kendaraan terlihat di persimpangan TB Simatupang arah ke Ragunan. Kendaraan dari arah Warung Buncit yang seharusnya bisa langsung terus menuju ragunan dialihkan ke Jalan TB Simatupang arah Lenteng Agung. Nantinya mereka dapat memutar arah di kolong tol.
Sejumlah wisatawan ada yang memilih untuk berjalan kaki dari persimpangan Jalan TB Simatupang menuju Ragunan demi dapat tiba lebih cepat.
Jalan menuju Ragunan macet. Arah Jl. Warung Buncit dialihkan, Senin (1/1). Foto: Hedi/kumparan
Perwira Piket Satlantas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Eko menjelaskan, bahwa pengalihan jalan dilakukan untuk mengurangi kemacetan.
“Kita alihkan nanti putar balik di kolong Jagakarsa,nanti kalau udah longgar baru kita buka lagi. Dialihkan yang dari Mangga Besar yang mau mengarah ke Ragunan kita alihkan ke kiri, mutarnya di kolong Jagakarsa. Nanti baru masuk ke Ragunan,” kata Eko kepada wartawan.
ADVERTISEMENT
“Yang mau masuk Ragunan kan ngantri karena kalau enggak kita alihkan nanti tambah panjang, jadi kita alihkan sementara,” tambah dia.
Jalan menuju Ragunan macet. Arah Jl. Warung Buncit dialihkan, Senin (1/1). Foto: Hedi/kumparan
Pengalihan jalan tersebut dilakukan secara situasional. Polisi akan kembali membuka jalan yang ditutup bila volume kendaraan sudah normal.
“Nanti kalau udah normal kita buka lagi, situasinoal,” imbuhnya.
Ragunan menjadi salah satu destinasi wisata di momen libur Nataru. Pada Minggu (31/12) jumlah pengunjung Ragunan mencapai 78.385 orang.