Macron dan Mahmoud Abbas Umumkan Komite Bersama Rancang Konstitusi Palestina
·waktu baca 1 menit

Presiden Prancis Emmanuel Macron mengumumkan pembentukan komite Prancis-Palestina untuk merancang konstitusi Palestina. Hal ini ia sampaikan pada Selasa (11/11), usai mendapat draf dari Presiden Palestina Mahmoud Abbas.
"Ini keputusan bersama membentuk sebuah komite gabungan, untuk konsolidasi negara Palestina," kata Macron dilansir AFP.
"(Komite) akan berkontribusi merancang konstitusi baru, dari sebuah draf yang baru saja diberi Presiden Abbas kepada saya," imbuhnya.
Abbas memang tengah melangsungkan kunjungan kenegaraan ke Prancis, sejak Senin (10/11). Ini adalah kunjungan kenegaraan pertama Palestina ke Prancis, setelah negara itu mengakui Palestina pada September 2025.
Momen pengakuan kedaulatan itu terjadi pada Konferensi Internasional Tingkat Tinggi untuk Penyelesaian Damai atas Masalah Palestina dan Implementasi Solusi Dua Negara (KTT Two State Solution) di Markas Besar Perserikatan Bangsa-Bangsa di New York, Amerika Serikat, Senin 22 September waktu setempat.
Pernyataan Macron disambut tepuk tangan dari para delegasi yang hadir. Salah satunya Presiden Indonesia Prabowo Subianto.
"Waktunya telah tiba, ini adalah saat komitmen yang bersejarah dari negara saya untuk mendukung di Timur Tengah, untuk perdamaian antara rakyat Israel dan Palestina. Ini alasan saya mengumumkan hari ini Prancis mengakui Palestina," kata Macron dalam pidato pembukaannya.
