Macron Minta Eropa Tekan Israel Secara Kolektif

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Presiden Prancis Emmanuel Macron menyampaikan keterangan kepada wartawan usai melakukan pertemuan kenegaraan di Singapura, Jumat (30/5/2025). Foto: Ludovic Marin/AFP
zoom-in-whitePerbesar
Presiden Prancis Emmanuel Macron menyampaikan keterangan kepada wartawan usai melakukan pertemuan kenegaraan di Singapura, Jumat (30/5/2025). Foto: Ludovic Marin/AFP

Presiden Prancis Emmanuel Macron mengajak negara-negara Eropa memperkeras posisi kolektif demi menekan Israel. Ia juga menegaskan kesiapan Prancis mengaku Palestina.

Saat berada di Singapura, Jumat (30/5), Macron menegaskan tekanan tersebut akan dilakukan jika Israel tidak menangani situasi kemanusiaan di Gaza dengan baik.

“Tindakan dibutuhkan dalam beberapa jam atau hari,” kata Macron seperti dikutip dari Reuters.

Dalam kesempatan tersebut Macron mengungkap kenapa negara-negara lain mesti mengakui Palestina. Rencananya, Prancis akan mengakui Palestina pada Juni depan.

“Pengakuan negara Palestina dengan syarat-syarat bukan hanya kewajiban moral, tetapi juga kebutuhan politik,” ucap Macron yang baru saja berkunjung ke Indonesia ini.

“Jika tidak ada tanggapan yang sejalan dengan situasi kemanusiaan di Gaza dalam beberapa jam dan hari ke depan kita harus memperkeras posisi kolektif kita," kata Macron.

Presiden Prancis Emmanuel Macron (kiri) dan Presiden Indonesia Prabowo Subianto berjabat tangan usai konferensi pers di Istana Merdeka di Jakarta pada 28 Mei 2025. Foto: Bay Ismoyo/AFP

Saat ini Macron sedang berada dalam lawatan di Asia Tenggara. Ketika melawat ke Jakarta, Macron turut menyinggung persoalan di Gaza.

Macron bahkan mengutuk upaya Israel mengambil alih Gaza serta pemindahan populasi setempat.