Mahan Air, Maskapai Iran yang Dilarang Terbang di Atas Langit Jerman

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pesawat Mahan Air (Foto: Afp/Giuseppe Cacace)
zoom-in-whitePerbesar
Pesawat Mahan Air (Foto: Afp/Giuseppe Cacace)

Maskapai penerbangan asal Iran bernama Mahan Air tidak bisa melintasi wilayah udara Jerman setelah izin terbangnya dicabut. Jerman mencabut izin terbang setelah maskapai tersebut diketahui mengangkut peralatan dan personel militer ke Suriah serta zona perang di Timur Tengah lainnya.

Hal itu disampaikan oleh Kementerian Luar Negeri Jerman seperti dilansir Reuters, Selasa (22/1). Keputusan Jerman itu diambil setelah mendapat tekanan yang berat dari pemerintah Amerika Serikat (AS).

AS sudah sejak 2011 menjatuhkan sanksi kepada Mahan Air. Alasannya karena Mahan Air memberikan dukungan finansial dan lainnya kepada Pengawal Revolusi Islam Iran (IRGC).

Kemudian AS juga telah mendesak sekutunya di Eropa untuk mengikuti kebijakannya. "Larangan tersebut akan segera berlaku," kata Kementerian Luar Negeri Jerman.

Steven Mnuchin berbicara di kemenlu Israel  (Foto: REUTERS/Amir Cohen)
zoom-in-whitePerbesar
Steven Mnuchin berbicara di kemenlu Israel (Foto: REUTERS/Amir Cohen)

Menanggapi larangan Jerman kepada Mahan Air, Menteri Keuangan AS, Steve Mnuchin menuturkan AS sangat menghargai keputusan penting Jerman itu.

"Mahan Air secara rutin menerbangkan IRGC-QF dan senjata ke Suriah. Kami kenakan sanksi terorisme dan akses (penerbangan) harus ditolak untuk keliling dunia," ucap Steve Mnuchin.

Duta Besar AS di Berlin, Richard Grenell yang telah lama keberatan dengan izin Mahan Air terbang di atas udara Jerman menyambut baik larangan itu.

"Mahan Air telah menerbangkan teroris, senjata, perlatan lain, dan dana untuk mendukung kelompok teroris Iran. Mahan Air digunakan Iran untuk mendukung rezim Assad di Suriah," kata Grenell.

Dihubungi terpisah oleh Reuters, Mahan Air mengatakan tidak dapat mengomentari larangan itu. Sedangkan pihak Jerman kepada Reuters menjelaskan pelarangan itu bukan awal untuk memberikan sanksi yang lebih luas kepada Iran.

Mahan Air didirikan pada tahun 1992 sebagai maskapai penerbangan swasta pertama Iran. Mahan Air memiliki armada pesawat terbesar di negara itu serta rute penerbangan ke sejumlah negara Eropa termasuk Prancis, Italia, Spanyol, dan Yunani.