Mahasiswa Demo Pemakzulan Jokowi Bubarkan Diri dari Istana Merdeka
ยทwaktu baca 2 menit

Mahasiswa dari berbagai universitas yang menggelar aksi unjuk rasa di Istana Merdeka, Jakarta Pusat pada Rabu (7/2), membubarkan diri.
Pantauan kumparan, sekitar pukul 19.30 WIB, massa aksi memutuskan untuk kembali setelah puas menyampaikan aspirasinya.
Sebelum membubarkan diri, mereka juga sempat melakukan aksi bakar ban di tengah Simpang Harmoni. Hal ini sempat menimbulkan kemacetan.
Setelah massa membubarkan diri, petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) berjibaku membersihkan sampah-sampah yang ditinggalkan.
Kini, seluruh massa aksi telah meninggalkan lokasi. Namun Jalan Majapahit dari arah Harmoni menuju arah Monas masih ditutup polisi.
Dalam aksi unjuk rasa kali ini, massa aksi awalnya melakukan longmarch dari Universitas Trisakti. Di perjalanan, mereka juga sempat mencopoti berbagai baliho dan spanduk caleg. Termasuk spanduk paslon 02, Prabowo-Gibran.
Di lokasi aksi, spanduk-spanduk itu kemudian dibakar oleh massa. Mereka turut membakar ban bekas yang sudah disiapkan.
Beruntung tak sempat ada kericuhan yang terjadi dalam aksi unjuk rasa ini.
Massa mahasiswa berdemo dengan menyuarakan 4 tuntutan, yaitu:
Makzulkan Presiden Jokowi
Boikot parpol yang tak mendukung pemakzulan Presiden Jokowi.
Desak para menteri mundur dari Kabinet Jokowi-Ma'ruf Amin
Menyerukan protes di berbagai daerah di seluruh Indonesia sampai Presiden Jokowi dimakzulkan.
Adapun 10 isu yang mereka soroti adalah: pemilu curang, KKN, konflik agraria, monopoli SDA, kerusakan lingkungan, pendidikan dan kesehatan mahal, kebebasan sipil, keadilan ekonomi dan gender, kekerasan aparat, dan produk hukum bemasalah.
Massa berangkat dari Tugu 12 Mei di depan kampus Trisakti di Grogol. Mereka memakai jaket almamater kampus masing-masing.
