Mahasiswa UMY Diduga Korban Mutilasi di Sleman, Doa Bersama Digelar di Kampus

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Sejumlah mahasiswa UMY menggelar doa bersama untuk Redho Tri Agustian (20) mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) yang dilaporkan hilang beberapa waktu yang lalu, Senin (17/7) malam. Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Sejumlah mahasiswa UMY menggelar doa bersama untuk Redho Tri Agustian (20) mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) yang dilaporkan hilang beberapa waktu yang lalu, Senin (17/7) malam. Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan

Redho Tri Agustian (20), mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), yang dilaporkan hilang beberapa waktu yang lalu diduga menjadi korban mutilasi di Turi, Kabupaten Sleman.

Sejumlah mahasiswa UMY menggelar doa bersama di depan gedung AR Fachruddin UMY, Senin (17/7) malam.

Pantauan kumparan di lokasi, sejumlah lilin dinyalakan. Poster Redho dibentangkan. Terpampang tulisan 'Usut Tuntas Motif Tidak Jelas'.

Sejumlah mahasiswa UMY menggelar doa bersama untuk Redho Tri Agustian (20) mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) yang dilaporkan hilang beberapa waktu yang lalu, Senin (17/7) malam. Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan

"Kita sedih kita berbelasungkawa kita mungkin masih belum menerima apa yang terjadi," kata salah satu mahasiswa membuka acara.

"Kita di sini memiliki rasa kasih yang tinggi pada saudara kita yang sampai hari ini, pada saat ini belum bisa kita ketahui keberadaannya. Ini forum memanjatkan doa atas saudara kita," tambahnya.

Dekan Fakultas Hukum UMY, Iwan Satriawan, yang turut hadir di forum solidaritas ini mengatakan Polda DIY telah berkoordinasi dengannya sejak awal laporan hilangnya Redho.

Siang tadi pihak kampus juga telah mendatangi Polda DIY dan menemui penyidik.

Poster Redho Tri Agustian (20) mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) yang dilaporkan hilang beberapa waktu yang lalu, Senin (17/7) malam. Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan
Sejumlah mahasiswa UMY menggelar doa bersama untuk Redho Tri Agustian (20) mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) yang dilaporkan hilang beberapa waktu yang lalu, Senin (17/7) malam. Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan

"Saya memastikan siang tadi dan saya mendengarkan dan ada tim dari Fakultas dan dari Pusat Konsultasi dan Bantuan Hukum FH UMY mendengarkan dari penyidik," katanya.

Dari pertemuan itu, didapatkan informasi bahwa tubuh yang ditemukan polisi di Turi diindikasikan merupakan Redho.

"Memang ini tidak mudah karena kondisi dari tubuhnya sudah tidak normal sudah rusak. Yang bisa dijadikan petunjuk untuk memastikan ya mungkin polisi tidak mengatakan 100 persen tapi indikasinya kuat bahwa ini adalah tubuh yang didapatkan itu adalah Redho yang pertama dari aksesori yang digunakan," katanya.

Sejumlah mahasiswa UMY menggelar doa bersama untuk Redho Tri Agustian (20) mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) yang dilaporkan hilang beberapa waktu yang lalu, Senin (17/7) malam. Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan

Menurutnya, aksesori seperti jaket telah dikonfirmasi polisi ke keluarga. Menurutnya, indikasi bahwa tubuh itu adalah Redho sekitar 60 persen.

"Dan pihak keluarga mengakui itu miliknya Redho," katanya.

"Kalau dari kepala gimana? Nggak dari kepala tidak dikenali lagi karena mungkin sudah beberapa hari, jadi sudah rusak," sambungnya.