Mahasiswa UPI Bandung Ditemukan Tewas Tertimbun Longsor di Cimenyan

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Proses evakuasi korban tertimbun longsor di Cimenyan, Kabupaten Bandung. Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Proses evakuasi korban tertimbun longsor di Cimenyan, Kabupaten Bandung. Foto: Dok. Istimewa

Seorang mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung, Ahsa Faizal (21), ditemukan meninggal dunia pada Selasa (11/10) malam usai tertimbun material longsor di Jalan Bukit Pakar Timur, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung.

Kapolsek Cimenyan Kompol Ari Aprian membenarkan adanya peristiwa itu. Mulanya, kata dia, terjadi bencana longsor pada Jumat (7/10) lalu yang mengakibatkan ada lima unit rumah tertimbun oleh material longsor. Ketika itu, tak ada indikasi adanya korban meninggal dunia.

Namun, selang beberapa hari, polisi menerima informasi laporan orang hilang dari orang tua korban. Polisi dengan instansi terkait kemudian melakukan proses pencarian dan mendapati jenazah telah meninggal dunia tertimbun longsor.

"Ditemukan tengah malam dalam kondisi meninggal dunia," kata dia melalui sambungan telepon pada Rabu (12/10).

Proses evakuasi korban tertimbun longsor di Cimenyan, Kabupaten Bandung. Foto: Dok. Istimewa

Berdasar keterangan yang diperoleh dari rekan korban, kata Ari, korban diduga tertimbun material longsor saat hendak berangkat berolahraga bulutangkis di Lembang. Ketika itu, hujan sedang turun dengan intensitas tinggi dan korban berada di rumah seorang diri.

"Iya, kemungkinan (tertimbun longsor) ketika mau berangkat ke teman-temannya itu, olahraga bulutangkis," ucap dia.

Proses evakuasi korban tertimbun longsor di Cimenyan, Kabupaten Bandung. Foto: Dok. Istimewa

Selain rumah korban, Ari menyebut ada empat rumah lainnya dan dua unit mobil yang tertimbun material longsor. Dari hasil penyisiran, dipastikan tak ada korban lainnya yang ditemukan akibat bencana tersebut.

"Satu rumah (yang tertimbun) ada dihuni keluarga tapi Alhamdulillah nggak ada korban, sudah dievakuasi. Sekarang sudah mengungsi ke rumah saudaranya," kata dia.