Mahasiswi Fisip Unsoed Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual Guru Besar
·waktu baca 2 menit

Seorang mahasiswi Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) di Purwokerto diduga menjadi korban pelecehan seksual oleh satu dosen yang bergelar guru besar atau profesor. Korban merupakan mahasiswi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip).
Ketua Satgas PPK Unsoed Tri Wuryanisngsih mengatakan, pihaknya sudah menerima laporan dari korban. Sejauh ini korban berjumlah satu orang.
"Kalau yang laporan resmi ke Satgas hanya satu," ujar Wury melalui pesan singkat, Senin (28/7)
Pihaknya sudah meminta klarifikasi dan pemeriksaan terhadap korban, terduga pelaku dan sejumlah saksi dalam kasus ini.
"Satgas PPK Unsoed sejak awal telah mendampingi korban secara intensif. Terutama dalam hal pendampingan psikologis mengingat kondisi korban yang memerlukan perhatian khusus," jelas dia.
Selain itu, pihaknya juga sudah berkonsultasi dengan Sekretariat Jenderal Kemendiktisaintek lantaran kasus ini melibatkan seorang guru besar.
"Seluruh hasil pemeriksaan dari Satgas, telah diserahkan kepada Tim Pemeriksa Tingkat Universitas yang memiliki kewenangan untuk menjatuhkan dan/atau merekomendasikan sanksi sesuai Permendikbudristek Nomor 55 Tahun 2024," tegas Wury.
Ia pun berharap pihak kampus dapat menjatuhkan sanksi yang adil kepada terduga pelaku. Pihaknya juga berkomitmen kasus ini dapat diselesaikan dengan sebaik-baiknya.
"Harapan atas penegakan sanksi yang adil. Kami berharap hasil pemeriksaan yang telah disampaikan dapat menjadi pertimbangan objektif bagi Tim Pemeriksa untuk memutuskan sanksi seadil-adilnya," kata Wury.
