Mahasiswi Politeknik Medan Bersimbah Darah di Kosnya, Tewas di RS

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi mayat perempuan. Foto: Artem Furman/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi mayat perempuan. Foto: Artem Furman/Shutterstock

BL (19 tahun), mahasiswi Politeknik Medan, ditemukan dalam kondisi bersimbah darah di kamar indekosnya di Jalan Sipirok, Kecamatan Medan Selayang, Kota Medan, Jumat siang (7/4).

Di sekujur tubuhnya, mahasiswi jurusan Teknik Elektro itu mengalami sejumlah luka tusuk dan bacok.

"Kami menerima informasi dari pihak kecamatan bahwa ada kejadian penganiayaan yang terjadi di dalam kos-kosan," kata Kanit Reskrim Polsek Sunggal AKP Suyanto Usman Nasution, Sabtu (8/4).

Polisi telah memeriksa saksi-saksi dan mengambil rekaman CCTV. Tim Inafis Polrestabes Medan pun telah melakukan identifikasi forensik.

Mahasiswi Itu Tewas di RS

Suyanto mengatakan korban masih sempat dibawa ke Rumah Sakit USU untuk mendapat penanganan medis. Namun, setalah dirawat beberapa jam, korban dinyatakan meninggal dunia.

"Untuk jumlah luka tusuk yang diderita korban, kami masih menunggu konfirmasi dari pihak rumah sakit," ujar Suyanto.

Teman Pria Mahasiswi Itu Dicurigai

Menurut Suyanto, senjata tajam yang diduga dipakai untuk menusuk atau membacok korban, masih ada di kamar kos korban.

"Kami akan sesuaikan sidik jari yang ada pada senjata tajam tersebut," kata Suyanto.

Tim Inafis telah memeriksa bercak darah di kamar kos itu.

"Dugaan sementara, pelaku ini teman pria korban. Kami masih selidiki lebih lanjut," kata Suyanto.