Mahfud MD: Dalam 5 Bulan Saya Sudah jadi Menteri Ad Interim 4 Kali

kumparanNEWSverified-green

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
3
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menko Polhukam Mahfud MD saat konferensi pers terkait ekstradisi buronan pelaku pembobolan Bank BNI Maria Pauline di Bandara Soekarno-Hatta, Kamis (9/7). Foto: Kemenkumham RI
zoom-in-whitePerbesar
Menko Polhukam Mahfud MD saat konferensi pers terkait ekstradisi buronan pelaku pembobolan Bank BNI Maria Pauline di Bandara Soekarno-Hatta, Kamis (9/7). Foto: Kemenkumham RI

Menkopolhukam Mahfud MD menjadi Mendagri Ad Interim hingga Minggu (30/8) esok lantaran Tito Karnavian melakukan kunjungan kerja ke Singapura. Terkait hal ini, Mahfud mengaku sudah 4 kali menjadi menteri ad interim selama 5 bulan terakhir.

"Dalam 5 bulan terakhir ini sudah 4 kali menjadi menteri ad interm. Terakhir ini yang Pak Menteri Dalam Negeri," kata Mahfud MD ditemui usai silaturahmi dengan seniman Yogya di Warung Bu Ageng, Kota Yogyakarta, Sabtu (29/8) malam.

Mahfud sendiri tidak merinci menjadi menteri ad interim apa saja selama 5 bulan terakhir. Hanya dia menjelaskan hal seperti ini biasa terjadi ketika menteri yang menjabat sedang ke luar negeri.

"Kalau menteri ke luar negeri biasanya ditunjuk orang lain. Pak Tito besok lusa sudah pulang, jadi Menteri Dalam Negerinya akan aktif," ujarnya.

"Saya hari ini sedang menjabat dua menteri," pungkasnya.

Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara Pratikno membenarkan penunjukan Mahfud sebagai Mendagri Ad Interim selama Tito tidak berada di Indonesia.

"Benar bahwa Menko Polhukam menjadi Ad Interim Mendagri karena hari ini, Jumat 28 Agustus, Mendagri pergi ke luar negeri (Singapura)," ucap Pratikno kepada wartawan, Jumat (28/8).

***

(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)

embed from external kumparan