Mahfud MD dan Sesepuh Madura Bertemu, Ajak Tetap Jaga Kondusivitas Yogyakarta
·waktu baca 2 menit

Mahfud MD bertemu dengan para sesepuh Madura di Yogyakarta, usai viral surat tantangan carok yang diterbitkan Keluarga Madura Yogyakarta (KMY).
Pertemuan mereka terjadi pada Kamis (13/2). Mereka lalu menggelar rapat, dan membuahkan suatu musyawarah yang isinya bersepakat untuk menjaga situasi Yogyakarta tetap kondusif.
Kumparan telah diizinkan mengutip surat yang ditandatangani oleh sejumlah tokoh Madura Yogyakarta seperti Mahfud MD hingga Dr. KH. Ahmad Yubaidi.
"Mencermati perkembangan situasi yang kurang kondusif pasca terbitnya surat atas nama Keluarga Madura Yogyakarta (KMY) Nomor : 015/P/KMY/II/2025 tanggal 07 Februari 2025, maka Forum Permusyawaratan Sesepuh Masyarakat Madura Yogyakarta telah melakukan pemanggilan terhadap pihak yang bersangkutan dalam rangka memberikan pengarahan demi menciptakan suasana yang kondusif bagi masyarakat Madura dan masyarakat Yogyakarta pada umumnya," tulis surat tersebut.
Berikut poin dari surat keputusan Forum Permusyawaratan Sesepuh Masyarakat Madura Yogyakarta:
Bahwa adanya perilaku dari sebagian oknum etnis tertentu yang mengganggu dan mengusik ketenangan dan kedamaian hidup orang lain di Yogyakarta adalah hal yang sudah diketahui oleh semua pihak. Akan tetapi perilaku oknum tersebut tidak boleh digeneralisir sebagai perilaku etnis dimaksud secara keseluruhan. Hal yang bersifat personal tidak boleh disikapi sebagai masalah komunal.
Forum menyesalkan adanya kesalahpahaman terhadap terbitnya surat KMY yang sudah beredar luas.
Forum meminta maaf kepada semua pihak yang telah terganggu dan terusik oleh adanya surat dimaksud, baik dari kalangan masyarakat, masyarakat Madura maupun masyarakat Yogyakarta pada umumnya.
Forum mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Ngarso Dalem Sri Sultan Hamengku Buwono X dan aparat pemerintah DIY, TNI maupun POLRI atas inisiatif dan gerak cepatnya dalam merespons dan mencari solusi bagi kasus yang sedang dihadapi.
Forum mengimbau dan mengajak kepada segenap warga Madura di Yogyakarta khususnya untuk menahan diri dan tidak terprovokasi untuk melakukan tindakan yang tidak bertanggung jawab dan melawan hukum. Menjadi kewajiban kita bersama untuk menciptakan situasi Yogya Berhati Nyaman dalam semangat Bhinneka Tunggal Ika.
Meminta kepada aparat keamanan dan penegak hukum di DIY untuk lebih aktif dalam memonitor perkembangan situasi dan melakukan penegakan hukum secara murni dan konsekuen.
"Demikianlah keputusan musyawarah Forum Sesepuh Masyarakat Madura Yogyakarta yang dibuat dengan sungguh sungguh penuh keikhlasan dan kesadaran dalam rangka menciptakan situasi kehidupan masyarakat dan bangsa yang damai, aman dan sejahtera," jelas surat tersebut.
