Mahfud MD Komentari Jimly dkk Jadi MKMK: Kita Harus Percaya

25 Oktober 2023 12:00 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Menko Polhukam Mahfud MD menghadiri pelantikan Amran Sulaiman menjadi Menteri Pertanian di Istana Negara, Jakarta, Rabu (25/10/2023). Foto: Hafidz Mubarak A/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Menko Polhukam Mahfud MD menghadiri pelantikan Amran Sulaiman menjadi Menteri Pertanian di Istana Negara, Jakarta, Rabu (25/10/2023). Foto: Hafidz Mubarak A/ANTARA FOTO
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Jimly Asshiddiqie, Bintan Regen Saragih, dan Wahiduddin Adams, telah dilantik sebagai Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi (MKMK).
ADVERTISEMENT
Menko Polhukam Mahfud MD mengaku sempat pesimistis ketika MKMK dibentuk. Saat itu, ia beranggapan pembentukan MKMK membuat MK bisa diatur.
"Tapi sesudah bahwa yang muncul teman-teman saya lama, yang saya tahu di dunia perjuangan demokrasi dan hukum, ada Pak Jimly, Pak Bintan kemudian ada Wahiduddin Adams, kita harus percaya," kata Mahfud di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (25/10).
"Mudah-mudahan nanti bisa menempatkan masalah itu pada proporsi yang tepat. Gitu aja, deh, kalau soal itu," lanjutnya.
Mahfud yakin Jimly dkk adalah orang yang kredibel. Sehingga tidak ada yang perlu diragukan.
"Tapi sesudah namanya disebut ada Jimly, ada Bintan, ada Wahiduddin menurut saya itu cukup kredibel. Sehingga saya kira tidak usah dikaitkan dengan soal-soal lain," pungkasnya.
ADVERTISEMENT
Sebelumnya, Ketua MK Anwar Usman melantik Jimly dkk menjadi Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi (MKMK). Mereka akan memeriksa laporan masyarakat yang masuk ke MK terkait dugaan pelanggaran kode etik dan pedoman perilaku hakim.
Salah satu yang dilaporkan ke MKMK adalah Anwar Usman. Ia dinilai memiliki konflik kepentingan karena mengabulkan sebagian syarat pencapresan. Sebab, putusan itu membuat Gibran Rakabuming Raka -- keponakannya, bisa maju di Pilpres 2024.